Ciri Ciri,Gejala,Penyebab Penyakit Malaria & Obat Herbalnya



Ciri Ciri,Gejala,Penyebab Penyakit Malaria & Obat Herbalnya

Penyakit malaria :

Penyakit malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi protozoa dari genus plasmodium. Dimana gejalanya mudah sekali dikenali yaitu dari gejala panas dingin menggigil dan demam yang berkepanjangan. Kontak langsung dari satu manusia ke manusia lainnya malaria tidak akan menular, melainkan karena telah teinfeksi parasit malaria. Disaat nyamuk anopheles betina menggigit anda, maka nyamuk tersebut akan memasukan air liur yang mengandung parasi ke dalam peredaran darah anda. Dan kemudian parasi akan masuk kedalam sel sel hati, lalu setelah di gigit sekitar 1 hingga 2 minggu kemudian parasi kembali masuk kedalam darah.

Selanjutnya sel darah merah diserang oleh parasit dan memulai memakan hemoglobin (bagian darah yang membawa oksigen. Sel darah merah akan pecah yang terinfeksi plasmodium ini dapat mengakibatkan gejala deman dan disertai menggigil. Karena banyak sel darah merah yang pecah, maka menyebabkan anemia.

Anak balita, wanita hamil serta penduduk non imun yang mengunjungi daerah endemis malaria, seperti para pengungsi, transmigran, dan wisatawan adalah orang yang paling beresiko terkena masalah penyakit malaria. Dengan 2 cara penularan penyakit malaria yaitu alamiah dan nonalamiah. melalui gigitan nyamuk anopheles yang mengandung parasir malaria yang merupakan penularan secara alamiah. Bila bukan melalui gigitan nyamuk anopehels merupakan penularan secara non alamiah. Beberapa penularan malaria secara non alamiah sebagai berikut

Di indonesia masalah penyakit masih merupakan suatu masalah kesehatan masyarakat yang penting. Tempat yang sering terjadi letusan atau wabah yang menimbulakan banyak kematian adalah di daerah transmigrasi dan daerah lain yang didatangi penduduk baru dari daerah non-endemik. Yang masih hidup di daerah dimana terjadi penularan malaria, masih lebih dari setengah penduduk indonesia, maka dari itu masih beresiko tertular malaria.

Penyebab penyakit malaria :

Memang karena gigitan nyamuk yang merupakan penyebab malaria, tetapi bukan hanya nyamuk biasa, jenis nyamuk yang menyebabkan malaria. Hanyalah jenis nyamuk yangtelah terinfeksi oleh parasit yang merupakan jenis nyamuk yang bisa menyebabkan malaria. Bila nyamuk yang terinfeksi parasit telah menggigit. Jadi pada tubuh, parasit akan berpinda sehingga akan mengalir sampai akan merasakan gejala penyakit malaria setelah hal tersebut.

Melalui darah, penyakit ini bisa menular, sampai sampai juga bisa terkena malaria pada janin di dalam kandungan bila seorang yang sedang hamil digigit oleh nyamuk ini. Sel darah merah dapat pecah sebelum waktunya yaitu 120 hari yang disebabkan bahayaya penyakit malaria ini. Pentingnya sel darah merah. Kalau sel darah merah pecah sebelum waktunya sebab bisa membahayakan untuk kesehatan tubuh kita.

Jika tidak diatasi dengan baik, kalau jika terjerang penyakit malaria. Maka dari itu, penyakit anemia akan timbul dengan tingkat keparahannya cukup tinggi. Sebab selalu pecahnya sel dara merah dan berkurang sampai sel darah merahnya akan sangat kurang sampai tubuh akan merakan cepat lelah dan serta ngatuk yang berlebihan. Hal tersebut disebabkan oleh berkurangnya jumlah darah merah yang bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Tak hanya itu, semakin parahnya penyakit malaria itu akan membuat tubuh sering kejang seperti penyakit epilepsi. Sebab tersumbatnya bagian pembuluh darah ke otak dan bisa mengakibatkan tidak sadarkan di dalam waktu yang cukup lama atau disebut kodisi koma.

Baca juga : Ketahui penyebab,ciri ciri gejala penyakit demam berdarah / DBD  & obat herbalnya. 

Penularan penyakit malaria :

Cara penularan penyakit malaria dari manusia ke manusia yang lain adalah :
  1. Penularan penyakit malaria dengan cara lewat transplantasi organ yang berasal dari penderita penyakit malaria. Maka dari itu harus mengecek kesehatannya dengan benar benar sebelum orang melakukan transplantasi organ tubuh,
  2. Jarum suntik yang dalam pemakaianya selalu bergantian.
  3. Melalui darah atau disebut transfusi farah.
  4. Dari penderita malaria yang diderita ibu hamil yang kemungkina juga akan menularkan penyakit malaria kepada bayi yang dikandungnya. Dan hal tersebut yang disebut juga penyakit turunan atau penyakit bawaan lahir.

Jenis penyakit malaria :

3 Macam jenis penyakti malaria adalah :
  • Malaria tertiana yang disebabkan ole plasmodium vivaz dan ovale dengan tanda 3 hari sekali mengalami demam berkala
  • Malaria kwartana yag disebabkan oleh plasmodium malaria dengan tanda 4 hari sekali mengalami demam berkala
  • Malaria tropika yang disebabkan oleh plasmodium falcifarum dengan tanda tidak menentu demamnya.
Penyakit malaria dalam sejarah menunjukan bahwa yang paling banyak dan berbahaya di daerah tropis adalah plasmodiuk falcifarum yang dapat menyebabkan malaria tropika. Malaria masih merupakan penyakti infeksi di dunia yang juga paling banyak menimbulkan penderitaan pada jutaan umat manusia. Penduduk di dunia berisiko terkena malaria lebih dari 40% dari penduduk dunia. Pada daerah antara 60 derajat lintang utara dan 40 derajat lintang selatan merupakan batasan penyebaran penyakit malaria.

Gejala awal penyakit malaria :

Dalam hitungan hari bisa terlihat gejala penyakit malaria. Kadang kala juga dalam hitungan bulan serta hitungan tahun baru terlihat. Hal tersebut penting diinformasikan kepada dokter mengenai riwayat dari pejalanan kesehatan anda untuk melakukan pemeriksaan pada saat anda gejala gejala penyakit malaria anda rasakan seperti misalnya penyakit flu. Dan bahkan dari kunjungan perjalan perta yang di lakukan pada daerah yang mempunyai potensei penyakit malaria yang tinggi dalam satu tahun terakhir.

Gejala awal yang muncul dari penyakit malaria adalah :
  • Sakit flu
  • Sakit kepala
  • Badan terasa sakit atau malaise
  • Merasa kelelahan dan kurang sehat.
  • Menggigil
  • Demam
  • Berkeringat
  • Letih
  • Mual
  • Muntah
  • Penyakit diare
  • Dan mata kuning.
Bila tidak segera mendapatkan pertolongan untuk penyakit malaria, jadi akan berakibat suatu hal yang menjadi semakin fatal karena penyakit anemia akan timbul, kekejangan akan terjadi, gangguan mental, gagal ginjal sampai mengalami koma atau bahkan sampai berakibat kematian untuk kasus yang fatal tersebut. Penduduk pendatang di daerah yang berpontensi penyakit malaria biasnaya lebih rentan dan beresiko tinggi mengalami suatu komplikasi pada penyakit malaria dibandingkan dengan penduduk lokal.

Pada penderita malaria dilakukan sesegera mungkin untuk pengobatan, maka dari itu agar dengan mudah menyembuhkan penyakit malaria. Kalau yang perlu mendapatkan tindakan rawat inap dirumah sakit bila untuk jenis kasus yang berat atau juga berpotensi besar yang menjadi semakin parah. Namun untuk kasus penyakit malaria yang ringan, biasanya bisa ditangani dengan melakukan rawat jalan.

Ciri ciri umum gejala penyakit malaria :

Penyakit malaria bisa digambarkan dengan khas dan hal yang muncul dari penyakit ini sebagai berikut :
  • Secara periodik mengalami demam
  • Splenomegali adalah istilah dari pembesaran pada limpa
  • penyakit anemia karena kadar hemoglobin di dalam darah turun.
Untuk kasus penyakit malaria yang ringan biasanya gejala yang muncul adalah :

1).Demam
Demam ini muncul biasanya diawalai dengan lesi, sakit kepala, nyeri sendi dan nafsu makan berkurang serta pada perut terasa tidak enak serta mengalami penyakit diare ringan yang dibarengi dengan pada punggung merasa kedinginan.

2).Pembesaran limpa
Salah satu bentuk gejala yang khas dari penyakit kronis atau penyakit malaria menahun adalah terjadinya pembesaran limpa. Selain itu pembengkakan pada limpa dan juga terasa nyeri. Limpa yang mengalami pembengkakan ini disebabkan karena penyumbatan dari sel sel darah merah yang didalamnya mengandung parasit malaria. Lambat laun, konsistensi dari limpa ini kemudian akan menjadi lebih keras karena dari jaringan ikat semakin bertambah pada limpa. Keadaan seperti itu akan bisa berjalan dengan normal lagi bila melakukan pengobatan penyakit malaria.

3).Anemia
Dalam bentuk badan yang terasa lemas, pusing, sakit kepala, pucat dan juga penglihatan yang agak kabur serta jantung berdebar kencang, menurunnya nafsu makan merupakan gejala anemia yang biasanya muncul. Jenis penyakit anemia atau kurang darah yang disebabkan oleh plasmodiim falciparu adalah penyaki anemia yang paling berat.

Selain itu, bisa menimbulkan suatu komplikasi dari penyakit malaria dengan kasus berat antara lain yang akan terjadi misalnya kasus edma paru, pendarahan terjadi secara spontan, hiperpireksia atau suhu tubuh menjadi diatas 41 derajat celcius dan juga sepsis atau suatu infeksi terjadi bisa mengenai ke daerah seluruh tubuh.

Ciri ciri penyakit malaria pada bayi dan anak :

Gejala malaria pada anak anak ditandai dengan pada anak mulanya menjadi letargik (lemas), mengantuk atau gelisah,anoreksia (tidak nafsu maka), kalau pada anak yang sudah besara dapat mengeluh nyeri pada kepala dan mual, selalu menjumpai demam tetapi bervariasi. Muntah, nyeri perut dan agak jarang dijumpai mengalami diare.

Pada anak, pembesaran hati sering dijumpai. Pembesaran hati biasanya terjadi pada awal perjalanan penyakit (pada akhir minggu perta) dan lebih sering terjadi daripada pembesaran limpa. Hal tersebut merupakan bila pada serangan akut.

Biasanya hati lunak dan membesar terus sesuai dengan progresifitas penyakit, tapi jarang terganggu pada fungsinya dibandingkan dengan orang dewasa. Pada beberapa anak sering dijumai ikterus (kunig), terutama berhubungan dengan hemolisis. Sedikit meningkat kadar transaminase dalam waktu singkat.

Pada minggu kedua, limpa yang membesar dan umumnya dapat diraba. Sesuai dengan perjalan penyakit, pembesaran limpa progresif.. limpa dapat sangat besar dengan konsistensi keras bila pada anak yang telah mengalami serangan berulang. Pada anak, anemia merupak akibat penting dari malaria tropika. Bedanya anemia berhubungan langsung denan derajat parasitemia bila terjadi pada infeksi akut.

Daripada malaria tertiana, malaria ovale mempunyai gejala klinis. Anak menjadi gelisah, anorelsoa sedangkan anak besar mengeluhkan kepala dan nausea disaat hari terakhir inkubasi. Jarang dijumpai pada bayi dan balita, tiap 48 jam terjadi demam periodik tetap stadium dingin dan menggigil,

Jarang terjadi parasitemia berat pada anak, kurang dari 2% terdapat pada malaria tertiana dan ovale jarang dibarengi anemia berat. Pada umumnya hati membesar dan pada akhir minggu pertama teraba. Meningkatnya bilirubin tapi jarang disertai ikterus sedangkan sedikit meningkat kadar tansminase untuk waktu yang singkat. Pada usia 5 sampai 5 tahun, dapat terjadi kejang disaat demam tinggi. Sangat jarang terjadi kematian pada anak tetapi bila disertai berbagai penyakit lain yang berat, gizi buruk dan anemia berat dapat terjadi kematian pada anak.

Tertiana dan ovale bentuk dormant dari parasit dapat tetap berada dalam hati dan dapat menyebabkan relaps terjadi pada malaria. Pada kasus yang mendapatkan pengobatan dengan obat skizontosida saja dapat terjadi relaps.

Malaria kuartana menyerupai malaria tertiana yang merupakan gambaran klinisnya. Tiap 2 jam demam terjadi hanya satu periode. Pada umum 2 sampai 12 tahunn, sidrom nefrotik dapat terjadi dengan puncak pada usia 5 – 7 tahun. Edema berat, proteinuria berat yang menetap, hipoproteonemia bera dan asites dapat dijumpainya. Kurang dari 2g/dl serum albumin, bahkan kurang dari 1g/dl pada 95%. biasanya tekanan darahnya normal dan tidak jelas adanya azotemia dan hematuria

Ciri ciri penyakit malaria pada bayi :

Pada 2 bulan awal kehidupan bayi anda, penyakit malaria tidak akan menyerangnya. Karena selama masa kehamilan, anda berikan pada mereka imunitas ini. Si kecil mulai kehilangan imunita mereka saat sudah beranjak lebih besar. Dan menjadi meningkat terkena resiko penyakit malaria. Maka dari itu gejala malaria pada anak patur diketahui oleh kita.

Badan yang lemas, mengantuk dan buruknya nafsu makan merupakan simtom awal dari malaria ini. Gejala ini biasanya juga diikuti dengan meriang (15-60 menit), kemudian 2-6 jam demam dengan cepat nafasnya. Selama 1-2 hari, suhu demam bisa secara bertahap meningkat atau secara tiba tiba melonjoak sampai 40,6 derajat celcius atau malah bisa lebih.

Suhu tubuh secara cepat akan kembali ke normal disaat demam berakhir. Dan setelah itu akan masuk dalam masa intensnya bekeringat (2-4 jam). Ini terjadi disebabkan ganguan metabolisme tubu yang membuat bertambahnya produksi keringat. Meriang demam berkeringat akan berulang selama 2-3 hari pada saat simtom yang sama tergantung infeksi yang disebabkan pada spesies parasit malaria.

Pada anak balita, kalau tejadi penyakti malaria maka akan lebih parah. Usa digigit, sekitar 10 hari sampai 4 minggu akan mulai muncul simtom. Karana tidak spesifik gejala awan dan mirip dengan penyakit lain, jadi sulit untuk mediagnosa malaria ini.Sebagai panduan dasar, berikut beberapa gejala yang biasa muncul.
Jika anak berusia di bawah lima tahun, Anda akan melihat gejala ini:
  1. Demam
  2. Mengigil
  3. Kedinginan
  4. Cepat marah dan mengantuk
  5. Tidak nafsu makan
  6. Muntah
  7. Sakit pada perut
  8. Hipotermia
  9. Bernapas dengan cepat
Mereka akan memliki simtom seperti orang dewasa bila anak tersebut telah berusia lebih tua dari lima tahun. Mirip simtom flu ciri cirinya dan termasuk dibawah ini :
  • Dalam kurun waktu 48 jama akan demam tinggi terkadang disertai menggigil dan berkeringat banyak
  • Sakit kepala
  • Panas dingin akan dirasakan
  • Mual dan muntah
  • Nyeri di seluruh badan
  • Nafsu makan akan hilang (AA) 

Pencegahan penyakit malaria :

Sebaiknya menjaga kesehatan dengan lebih baik lagi bila kita sudah semubuh dari penyakit malaria, sebab ada kemungkinan penyakit malaria menyerang lagi. Cara cara berikut ini untuk mencegah malaria dengan melakukan sebagai berikut :
  • Melindungi tempat tidur
    Saat pada malam hari banyak terjadi gigitan nyamuk malaria. Jadi cara efektifnya adalah dengan melindungi tempat tidur dari nyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk. Bisa menggunaka kelambu untuk melindungi tempat tidur, sehingga seluruh tempat tidur akan tertutupi agar ketia sedang tertidur pulasa tidak digigit nyamau. Akan lebih baik bila melindungi seluruh kama dengan menggunaka obat nyamu untuk membasmi nyamuk yang efektif.
  • Menggunakan pelindung tubuh
    Tidak hanya dengan melindungi tempat tidur ataupun kamar saja karena bisa menembus masuk yang nyamuk kecil pun. Cara lain dengan menggunakan pelindung tubuh seperti lengan tangan dan juga kaki dengan baju yang lebih tertutup dan lebih panjang dan ditambahkan dengan selimut untuk mencegah gigitan nyamuk tersebut. Dengan menambahkan pendingin ruangan untuk mengatasi rasa panasnya. Akan lebih baik lago pendingin ruangan untuk ditambahkan dari pada penyakita malaria akan menyerang yang cukup berbahaya.
  • Membasmi jentik nyamuk
    Di air bersih seperti bak mandi atau barang bekas yang dapat menampung air karena nyamu dapat bertelur di tempat tersebut. Maka dari itu dengan sering membersihkan bak mandi atau alat untuk menampung air bersih untuk mandi atau mencuci baju untuk mengatasi penyebaran. nyamuk bertelur. Minimal satu minggu sekali untuk membersihkan bak mandi dan juga barang barang bekas selalu dikubur sampai tidak ada tempat untuk bertelur nyamuk. Serbuk khusus untuk menumbuh jentik nyamuk bisa digunakan untuk membasmi jentik nyamuk yang sudah terlanjur ada.
  • Menutupi air bersih
    Dengan menutupi dengan penuh bak mandi atau alat lain yang bisa efektif untuk menutup agar bisa untuk mencegah nyamuk bertelur. Sampai tidak terkontaminasi oleh jentik nyamuk air bersih tersebut. 

Obat penyakit malaria alami :

Pengobatan penyakit malaria dengan bahan herbal alami

1).Daun pepaya
Menggunakan daun pepaya adalah cara pertama untuk menyembuhkan penyakit malaria. Ternyata daun pepaya ini mengandung banyak sekali kandungan untuk menyembuhkan penyakit dengan sangat ampuh yang disebabkan oleh nyamuk anopheles yang terdapat parasi plasmodium tersebut. Sangat mudah cara membuatnya adalah siapkan daun pepaya sebanyak 2 lembar. Dan cuci sampai bersih lalu dengan 3 gelas untuk merebusnya sampai mendidih dan biarkan terus sampai hanya tersisa 1 gelasa saat merebusnya kemudia air rebusan yang tersisa itu langsung diminum.

2).Tanaman mimba.
Daun mimba adalah cara kedua untuk mengobati penyakit malaria. Banyak sekali terdapat di india yang merupakan daun mimba ini tergolong dalam tanaman perdu. Terdapat 2 cara untuk mengobati malaria dengan menggunakan daun mimba yaitu pengobatan dalam dan pengobatan lua. Untuk cara pengobatan dalam yaitu batang mimba sebesar ukuran jari tangan disiapkan lalu cuci sampai bersih dan dengan sebanyak 500 cc untuk merebusnya kemudian sisakan 250 cc saja setelah terus menerus mendidih.sehari 2 kali meminum ai rebusanya tersebut setelah menyaringnya.

Untuk pengobatan malaria dengan pengobatan luar dengan daun mimba caranya sebagai berikut cuci bersih beberapa helai daun mimba kemudian daun tersebut direbus sampai mendidih. Setelah mendidihnya air daun mimbah itu maka didalam bak mandi itu dicampurkan air rebusan kemudiaan bisa anda gunakan untuk mandi yang air dibak mandu yang sudah tercampur dengan air rebusan daun mimba sebanyak sehari 2 kali untuk mandi. Dan itu penyakit malaria bisa dijauhkan dari diri anda sendiri.

3).Tanaman sidaguri
Daun sidaguri merupaka cara terakhir untuk mengobati penyakit malaria. Memang sudah sangat terkenal tanaman sidaguri sebai obat asam urat tapi ternyat tidak itu saja, karena untuk obat malaria dengan menggunakan tanaman sidaguri.

Cara membuatnya sebagai berikut daun dan bunga sidaguri disiapkan kemudian dengan air sebanyak 250 cc untuk merebusnya dan sampai tersisa setengahnya untuk membiarkan mendidih. Kemudian saring air rebusan tersebut dan dibiarkan dingin untuk bisa langsung anda minum, sebaiknyak lakukan tes darah untuk mengetahui efeksifitas obat pada tubuh anda setelah 3 hari mengkonsumsi obat malaria alami. Nah seperti itu bahan bahan alami yang sangat mudah dan ampuh untuk mengobati penyakit malaria.

Ciri Ciri,Gejala,Penyebab Penyakit Malaria & Obat Herbalnya | Unknown | 5