Ciri Ciri,Gejala,Penyebab Penyakit Kanker Serviks & Obat Herbalnya



Ciri Ciri,Gejala,Penyebab Penyakit Kanker Serviks & Obat Herbalnya

Penyakit kanker serviks pada wanita :

Kanker leher rahim atau yang disebut juga dengan kanker serviks adalah sejenis kanker yang 99% penyebabnya adalah human papiloma (hpc) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Dengan pendarahan mrs.V kanker serviks ini dapat muncul, tetapi ciri gejala kanker serviks ini tidak terlihat sampai kanker memasuki stadium yang jauh, yang membuat focus pengamatan kanker leher raim menggunakan pap smear. Penggunaaan secara luas program pengamatan leher rahim di Negara berkembang mengurangi insiden kanker rahim yang invasive sebesar 50% atau lebih (sumber:Wikipedia)

Kaum wanita paling banyak takut dengan penyakit yang satu ini yaitu kanker serviks. Dari sekian banyak penderita kanker di indonesia berdasarkan data yang ada, penderita kanker serviks mencapai sepertiganya. Setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks ini berdasarkan data dari Who yang tercatat, dan menempati peringkat teratas dari penyebab kematian wanita di dunia. Kanker serviks menyerang pada organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di pintu masuk daerah rahim yaitu di daerah leher rahim di bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.

Baca juga : Ketahui perbedaan penyakit kista dan miom pada wanita & obat herbalnya.

Penyebab kanker serviks yang harus diwaspadai adalah faktor keturunan. Seperti penyakit kanker yang lain, pada generasi keluarga selanjutnya kanker serviks juga bisa diturunkan. Bila seorang ibu pernah mengalami kanker serviks dan kemudian melahirkan anak, maka anak tersebut memiliki resiko yang lebih tinggi daripada wanita lain terkena kanker serviks. Faktor penyebab kanker serviks yang paling banyak adalah karena human papilloma virus yang menyerang sel sel kulit Mrs v. Karena daya tahan tubuh yang tinggi maka beberapa infeksi kulit karena virus ini bisa sembuh, namun bila terkena virus hpv ganas, tentu saja tidak hanya dengan kekebalan alami tubuh saja untuk mengatasinya.


Penggunaan obat obatan kontrasepsi seperti pil KB juga menjadi penyebab kanker serviks, dimana dapat meningkatkan resiko seorang terkena penyakit kanker serviks ini. Untuk itu, jika ingin menunda kehamilan, bicarakan solusi yang tepat penundaan kehamilan pada seorang dokter ahli, agar tidak berakibat buruk pada kesehatan. Kanker serviks juga bisa disebabkan seorang wanita masih berusia dini yang hamil dan melahirkan di bawah 17 tahun. Sebab penyakit kanker serviks sangat beresiko menyerang mereka.

Diet ternyata juga dapat menyebabkan seorang wanita beresiko tinggi terkena kanker serviks. Diet yang tidak memperhatikan gizi, kurang konsumsi buah dan sayur yang memiliki zat anti kanker yang sangat bagus bagi tubuh adalah program diet yang salah. Selain itu bagi seorang wanita, menjaga kebersihan alat kelamin juga merupakan hal yang sangat mutlak. Bakteri apapun dapat meningkatkan resiko terkena kanker serviks dan merugikan kesehatan wanita. Cara mudah untuk menjaga kebersihan daerah kewanitaan adalah minimal 2 kali sehari mengganti celana dalam. Selain itu pada rokok yang menjadi sumber segala zat racun juga menjadi sala satu penyebab kanker serviks. Zat zat racun tersebut kebanyakan menyerang paru paru sebagai organ pernafasan, tetapi zat zat tersebut juga dapat sampai ke serviks atau mulut rahim bila dibawa oleh aliran darah.

Baca juga : Ketahui penyebab,ciri ciri gejala penyakit kanker payudara  & obat herbalnya.

Penyebab kanker serviks pada wanita :

Penyebab dari kanker serviks adalah human papilloma virus (HPV), sedangkan virus hpv tipe 16 dan 18 adalah penyebab banyak kematian pada kaum wanita. Tidak hanya melalui cairan virus ini sangat mudah menyebar dan berpindah, tapi juga berpindah melalui sentuhan kulit.Selain itu, virus hpv yang sudah menginfeksi dalam wc umum, dapat menjangkiti seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannnya dengan baik.

Selain itu, hal yang dapat menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini adalah kebiasaan hidup yang kurang baik. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin c dan vitamin e dan asupan asam folat yang kurang.

Seringnya melakukan hubungan badan dan berganti ganti pasangan adalah kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks.Melakukan hubungan badan pada usia dini di bawah usia < 16 tahun dapat meningkatkan resiko 2x terkena kanker serviks dan juga melakukan hubungan badan dengan pria yang sering berganti pasangan. Faktor lain yang menjadi penyebab munculnya kanker serviks adalah keturunan kanker, penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang sangat lama, dan terlalu sering melahirkan.

Faktor penyebab  kanker serviks:

Beberapa faktor penyebab kanker serviks pada wanita bisa anda temukan beberapa diantaranya sebagai berikut:
  • Infeksi Virus Human Papilloma (HPV)
    Penyebab terbesar dari kanker serviks atau yang sering disebut dengan kanker leher rahim adalah infeksi hpv yang ditularkan lewat hubungan seksual. Pada usia belasan tahun seorang wanita bisa terinfeksi virus ini dan baru diketahui mengidap kanker pada 20 atau 30 tahun kemudian setelah infeksi kanker menyebar.
  • Hubungan Badan Sebelum Berusia 20 Tahun
    Organ reproduksi wanita sedang aktif berkembang pada usia 12-20 tahun. Ketika sel sedang membelah secara aktif idealnya tidak terjadi kontak atau rangsangan apapun dari luar. Rangsangan atau kontak dari luar seperti kemaluan laki laki atau sperma, dapat memicu perubahan sifat sel menjadi tidak normal.Kemungkinan akan bertambah banyak sel yang tidak normal ini kalau adaluka saat terjadi hubungan badan. Sel abnormal inilah yang berpotensi tinggi menyebabkan kanker mulut rahim.
  • Nikotin
    Nikotin yang meracuni sel sel mulut rahim dalam darah juga memiliki kecenderungan mempengaruhi selaput lendir pada tubuh, termasuk selaput lendir mulut rahim yang dapat memicu abnormalitas sel pada mulut rahim. Pada wanita perokok, resiko kanker mulut rahim lebih tinggi.
  • Terlalu Sering Menggunakan Pembersih Vagina
    Ternyata tidak semua bakteri merugikan, ada juga bakteri yang berfungsi membunuh bakteri yang merugikan tubuh yaitu bakteri yang berada dalam vagina. Jika di vagina terlalu sering menggunakan sabun pembersih, maka bakteri yang baik pun akan mati. Selain itu dapat menyebabkan iritasi juga sabun vagina tersebut. Iritasi yang timbul dapat memicu abnormalitas sel dikarenakan kulit pada rahim sangat tipis. Dan kondisi ini rentan memicu kanker mulut rahim. 

Pap smear untuk kanker serviks :

Pap test dikenal juga sebagai pap smear. Tes skrining yang digunakan untuk mencari sel sel parakanker di leher rahim wanita adalah dengan menggunakan pap smear untuk kanker serviks. Dokter atau perawat mengambil sampel sel dari leher rahim, kemudian sel tersebut dletakkan ke dalam slide kaca dan dibawa ke laboratorium untuk diteliti dengan mikroskop.

Wanita yang pernah mengalami kontak hubungan badam atau wanita dengan usia 21 – 69 tahun perlu melakukan pap smear untuk pemeriksaan kanker serviks. Wanita yang menyentuh intim,vagina,anus harus mendapatkan penanganan kanker serviks dengan pap test secara teratur.Dengan satu kali pap test dalam 3 tahun anda harus mulai, maka pap test akan dilakukan 2 tahun sekali sampai usia 69.

Pada penyakit kanker sel sel di leher raim secara bertahap dari waktu ke waktu dapat berubah tanpa menimbulkan rasa sakit atau gejala yang terlihat. Tanpa gejala, bagaikan perbahan kecil dalam sel bisa menyebabkan kanker. Dengan melakukan pap smear atau pap test untuk kanker serviks yang dilakukan setiap dua tahun, dapat dideteksi lebih awal perubahan sel serviks anda, sehingga dapat memaksimalkan pengobatan anda.

Meskipun anda sudah melakukan vaksin HPV tetapi anda harus melakukan pap test, meskipun jarang namun anda pernah melakukan hubungan badan dengan pasangan anda, atau anda sudah mengalami menopause, tidak lagi berubungan badan atau bahkan berada dalam hubungan yang sejenis

Tidak selalu berarti menunjukkan anda memiliki kanker dari hasil tes yang tidak normal. Sebab sering juga penyebabnya adalah infeksi atau peradangan pada leher rahim atau vagina. Jika hasilnya abnormal, perawat atau dokter akan menginformasikan dan menjelaskan hasilnya kepada anda mengenai pengobatan yang terbaik.

Baca juga : Ketahui penyebab,ciri ciri gejala penyakit kanker otak  & obat herbalnya.

Ciri ciri gejala kanker serviks pada wanita :

1).Stadium awal
Pada kanker stadium awal ciri ciri dan gejalanya memang tidak dapat dirasakan, hampir mustahil untuk mengetahui adanya tanda infeksi kanker di stadium awal.

Dikarenakan pada tahap awal tidak ada tanda yang berarti, wanita sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan apakah normal atau tidak pada sel HPV. Prognosis / kesempatan pemulihan yang pastinya adalah kesempatan untuk sembuh akan sangat berpeluang besar jika sel tersebut ditemukan di awal.

Jika anda merasakan memiliki faktor tinggi terkena kanker serviks, sebaiknya segera saja memeriksakan diri dengan test pasp smear atau dengan melakukan screaning lainnya untuk mengetahui perkembangan sel seputar leher rahim.


2).Stadium Sedang
Ciri ciri gejala kanker serviks sedang terdiri dari 6 indikasi, untuk itu cermati segera apakah tanda ini muncul pada diri anda dan lakukan konsultasi lanjutan jika anda mengalami gejala ini.
  1. Pendarahan Pada Vagina, (ini tanda paling umum)
    Ciri yang umum pada kanker serviks adalah pendarahan yang tidak teratur atau tidak normal pada vagina (dimana dalam hal ini bukan haid). Pendarahan tersebut dapat terjadi antara periode menstruasi atau setelah berhubungan badanatau kapan pun selama tidak berhubungan dengan masa atau siklus mens anda. Terkadang pada vagina pendarahan ini menunjukkkan terdapat keputihan yang bercampur sedikit dengan darah, selain itu berlangsung sedikit lama dari biasanya pendarahan saat haid. Pada wanita menopause yang tidak memiliki periode menstruasi pun pendarahan pada vagina juga dapat terjadi. Dan ini adalah tanda peringatan utama kanker serviks atau masalah lainnya yang harus segera anda konsultasikan dengan dokter anda.
  2. Ciri ciri pendarahan pada vagina yang disebabkan oleh kanker serviks:
    • Datang tidak pada periode haid
    • Terjadi pada saat berhubungan badan
    • Terjadi setelah masa menopause
    • Terdapat campuran keputihan di darah
    • Masa haid yang jauh lebih lama dari pada biasanya.
    • Segera konsultasikan saja pada dokter spesialis kandungan jika hal ini berlangsung, untuk mengetahui lebih detail mengenai masalah ini.
  3. Rasa sakit selama berhubungan suami istri
    Jika saat melakukan hubungan suami istri anda tidak “seperti biasanya” dan cenderung sakit tanpa sebab yang berarti, maka pastikan langsung anda konsultasikan dengan dokter terkait dan menanyakan seputar kesehatan anda. Salah satu faktor yang paling tinggi yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah kecenderungan rasa sakit selama berhubungan badan suami istri
  4. Nyeri di sekitar pinggul
    Salah satu dari ciri umum kanker serviks adalah rasa nyeri pada pinggul juga dapat menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.
  5. Pendarahan setelah menopause
    Periksakan ke dokter kandungan (Spog) bila terjadi pendarahan setelah menopause untuk mengetahui penyebab pastinya. Tentunya akan menjadi sesuatu yang serius jika anda tidak segera memeriksakan diri, salah satunya adalah kanker serviks. Pada penderita kanker serviks ciri pendarahan setelah menopause adalah salah satu hal yang seing terjadi.
  6. Keputihan yang abnormal (diluar biasanya)
    Apakah anda sering mengalami keputihan? Mungkin tidak maslah karena memang bukan menunjukkan ciri gejala penyakit tertentu, namun jika tidak seperti biasanya dan jumlahnya sangat besar tentunya ada sesuatu yang terjadi. Salah satu hal yang bisa saja sedang anda alami adalah kanker serviks.
  7. Pendarahan menstruasi yang lebih panjang dan lebih berat dari biasanya
    Pada hari pertama sampai dengan hari ketiga anda mungkin mengalami masa menstruasi yang ‘banyak’. Anda harus mulai curiga apabila jika terus keluar ‘banyak’ sampai beberpa hari bahkan berminggu ke depan. Sedtidaknya anda mulai melakukan pemeriksaan agar lebih memastikan apakah itu gejala kanker serviks atau bukan.
Segera harus anda konsultasikan pada dokter terkait gejala kanker serviks di atas, agar dapat diambil tindakan untuk penyembuhan. Sebab penyembuhan pada tahap awal akan jauh lebih mudah bila dibandingkan dengan jika terinfeksi pada stadium lanjut.

3).Stadium Lanjut
Ciri ciri kanker serviks stadium lanjut biasanya sangat terlihat mulai dari fisik sampai dengan bentuk tubuh serta perasaan anda. Berikut adalah ciri cirinya :
  • Sakit Punggung
  • Kelelahan
  • Nyeri tulang atau patah tulang
  • Nyeri pada kaki
  • Kehilangan nafsu makan
  • Nyeri panggul
  • Kaki bengkak
  • Menurunnya berat badan
  • Keluarnya urin atau feses dari vagina
  • Pada stadium lanjut ke 8 ciri di atas mulai terliat pada diri anda, dan merupakan tahap yang paling berbahaya. 

Pemeriksaan gejala kanker serviks :

Pemeriksaan ciri gejala awal kanker serviks dengan serankaian tes dapat anda lihat seperti beberapa di bawah ini. Sebab stadium awal kanker serviks hampir mustahil di deteksi dan dirasakan oleh penderitanya.
  1. Pemeriksaan fisik dan riwayat
    Pemeriksaan kesehatan riwayat penyakit termasuk virus
  2. Pemeriksaan panggul
    Dimana prosedur yang dilakukan adalah perawat akan memasukkan jari melalui vagina dan tangan di atas perut untuk merasakan ukuran, bentuk, dan posisi uterus dan ovarium.
  3. Tes pap smear
    Tes ini adalah tes untuk mengumpulkan sel dari leher rahim dan vagina, selanjutnya untuk mengetahui apakah normal atau tidak, maka sel tersebut akan di lihat menggunakan microskop. Tes ini merupakan yang paling populer dilakukan di Indonesia.
  4. Tes Human papillomavirus (HPV)
    Tes ini digunakan untuk memeriksa DNA atau RNA untuk beberapa jenis infeksi HPV.
  5. Kuretase endoserviks.
    Sama dengan tes pap dan HPV, sel jaringan di sekitar leher rahim akan diambil dengan kuret untuk selanjutnya di tes menggunakan mikroskop untuk memutuskan apakah ada keanehan atau tidak.
  6. Biopsi
    Sebuah prosedur untuk memastikan apakah memang terinfeksi atau tidak dengan cara mengambil bagian kecil dari leher rahim sebagai sampel.
Pada tahap awal ciri ciri gejala kanker serviks memang sulit diketahui, dan baru diketahui ketika sel telah menginfeksi dan menyebar ke bagian yang lebih luas. Jadi sebaiknya anda harus melakukan tes secara rutin untuk menghindari resiko terkena kanker serviks ini. Terlebih lagi bagi anda khususnya wanita perokok, atau merasa penyebab di atas menjadi bagian dari hidup anda.

Penyakit rahim pada wanita :

Penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi mereka adalah penyakit kanker serviks atau leher rahim. Kanker yang menyerang leher rahim pada wanita ini adalah penyakit kanker serviks. Kanker serviks adalah tumor ganas primer yang berasal dari metplasia epitel di daerah skuamokolumner junction yakni daerah peralihan dari mukosa kanalis servikalis dan mukosa vagina. Penyakit serviks (kanker leher rahim) ini biasanya merupakan penyakit kanker yang terjadi pada serviks atau leher rahim, yaitu suatu daerah yang merupakan suatu pintu untuk masuk menuju rahim pada organ reproduksi wanita, letak dari leher rahim ini adalah antara uterus dan juga liang senggama / vagina.

Wanita yang rentan terserang penyakit kanker leher rahim (serviks) ini biasanya pada usia 35-55 tahun. Dan penyakit kanker serviks ini biasanya berasal dari sel skuamosa yang melapisi serviks sebanyak 90% , dan 10% sisanya berasal dari sel kelenjar penghasil lender pada saluran servika yang kemudian menuju rahim.

Penyebab penyakit kanker serviks (leher rahim) ini dikarenakan kelainan pada sel sel serviks yang tidak diketahui secara pasti. Namun faktor yang menyebabkan masalah penyakit serviks ini adalah virus yang menyebabkan kutil enetalis yang saat berhubungan badan biasanya menular. Dan merokok adalah salah satu penyebab lain dari penyakit kanker serviks ini, serta hubungan badan yang dilakukan pada saat usia dini juga sering menjadi masalah penyebab kanker serviks ini terjadi.

Biasanya akan menimbulkan suatu keluhan atau gejala yang disebabkan dari beberapa penyebab penyakit kanker serviks ini, yang kemudian sel sel ini selanjutnya akan mengalami suatu mutasi dan berkembang menjadi sel dysplasia.Namun, akan menimbulkan suatu masalah keperawatan nyerinya jika sel karsinoma atau kanker ini sudan mendesak pada jaringan syaraf. Sel karsinoma ini pada stadium tertentu bisa mengganggu kerja sistem yang bisa menyebabkan hidronefrosis atau hidroureter yang bisa menimbulkan suatu masalah keperawatan resiko dari penyebaran infeksi.

Pencegahan kanker serviks:

Tentunya mencegah lebih baik daripada mengobati, kata yang tepat untuk melakukan suatu pencegahan dini terserang penyakit kanker serviks. Bagi setiap perempuan penyakit ini menjadi sebuah momok yang menakutkan.Tidak ada yang menyadari gejala awalnya, bahkan sebuah survey menunjukkan bahwa seorang perempuan yang terinfeksi virus papiloma manusia ( virus penyebab kanker serviks) pada stadium 3 baru akan memeriksakan diri yang membuat penderita sudah mengalami kerusakan organ organ dalam tubuhnya. Pola kehidupan anda tidak menutup kemungkinan juga dapat beresiko mengalami penyakit kanker serviks.

Lakukan pencegahan kanker serviks dengan cara dibawah ini :

1. Pemberian vaksin kanker serviks
Tanpa melihat kelompok umur, keganasan kanker serviks dapat menyerang wanita siapa saja. Pada kelompok umur 11-26 tahun vaksin dapat diberikan. Vaksin yang diberikan pada bulan 0,1 dan bulan ke 6. Anda dapat diberikan vaksinasi dengan efektifitas yang kurang, jika anda memiliki riwayat terinfeksi virus papiloma manusia. Di dokter kandungan vaksinasi dapat dilakukan, dan vaksinasi hanya dilakukan untuk suatu pencegahan bukan pengobatan

2. Deteksi dengan Pap Smear
Pap smear merupakan metode skrining untuk dapat mendeteksi kanker serviks. Dapat mendeteksi dini terjadinya infeksi virus penyebab kanker serviks tes ini, sehingga mampu memperbaiki prognosis dan mampu menurunkan resiko terkena kanker serviks. Untuk anda yang ingin mencegah kanker serviks sejak dini, sebaiknya melakukan anjuran yaitu melakukan pap smear setaun sekali untuk wanita yang telah berusia 35 tahun, wanita yang pernah menderita infeksi HPV, dan wanita yang sering menggunakan pil kontrasepsi. Lakukan pemeriksaan sesering mungkin, jika hasil pap smear anda menunjukkan tidak normal atau setelah melakukan pengobatan prekanker.

Untuk anda yang akan melakukan pap smear perhatikan ketentuannya agar hasil akurat :
  • Pada dua minggu setelah hari pertama haid melakukan pap smear
  • Sebaiknya tidak menggunakan obat atau bahan herbal pencuci alat kewanitaan sebelum pemeriksaan
  • Penderita paska persalinan dianjurkan datang 6-8 minggu untuk melakukan pap smear.
  • tidak dianjurkan untuk berhubungan badan selama 24 jam sebelum pemeriksaan
Hasil pap semar akan anda dapatkan setelah dilakukan pengambilan sel permukaan serviks dengan memakai spatula, yang oleh dokter ahli patologi nantinya akan diproses.

3. Hindari hubungan seks bebas
(HPV) Human papiloma virus yaitu virus yang menjadi penyebab kanker serviks dimana dapat menular melalui hubungan badan. Penyebab utama penularan HVS dimana fakta menunjukkan hubungan badan dengan menggonta ganti pasangan menjadi

4. Hindari rokok
Rokok sangat membahayakan dan memicu timbulnya penyakit ringan atau berbahaya dan hal tersebut sudah banyak muncul dalam pesan dan peringatan, tteapi untuk sebagian orang yang merokok masih selalu saja menganggap remeh akan hal tersebut.Bagi anda wanita khususnya, 30 % dari wanita perokok aktif adalah penderita kanker serviks. Zat kimia yang terdapat di dalam rokok adalah penyebabnya yang dapat memicu infeksi firus penyebab kanker serviks.

5. Menghindari diet tidak seimbang
Wanita sudah mempunyai kebiasaan diet, karena bersifat penting untuk menjaga bentuk tubuh dan kesehtan. Namun jika anda sering menghindari asupan buah dan sayur maka yang anda lakukan tersebut adalah cara diet yang salah. Dimana kanker serviks dapat muncul akibat dari melakukan diet yang salah. Sebab kandungan gizi dalam buah dan sayaur dapa membantu anda dalam melindungi kanker serviks. Perhatikan juga jangan sampai minuman dan makanan anda mengandng zat kimia berbahaya seperti pengawet, pewarna dan penyedap rasa.

6. Produk kimia berbahaya
Timbulnya kanker juga dapat terpicu dari kehidupan modern yang bersifat instan. Kandungan yang berbahaya yang terdapat dalam pembungkus dan bahan plastic yang terkena panas dapat memicu timbulnya kanker. Penggunaan sterofom kalau bisa minimalisirkan, serta bahan plastik yang dipanaskan

Penularan penyakit kanker serviks :

Bagaimana cara penularan kanker serviks? Hubungan badan adalah cara penularan virus HPV ini, terutama bila dilakukan dengan beganti ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, atau oral ke genital maupun secara manual ke genital .

Bisakah kanker serviks disembuhkan?

Dikarenakan tidak mengeluhkan suatu gejala apapun, biasanya setelah mencapai stadium 3 penderita kanker serviks biasanya baru datang ke rumah sakit. Dan permasalahannya Jika kanker serviks sudah mulai stadium 2 hingga sampai stadium 4 telah mengakibatkan kerusakan pada organ organ tubuh, seperti ginjal,kandung kemih dan lainnya.

Karenanya tidak cukup membuat penderita sembuh seperti sedia kala jika hanya operasi pengangkatan rahim saja. Penderita harus mendapatkan terapi tambahan selain operasi, seperti kemoterapi dan radiasi. Langkah tersebut pun tidak dapat menjamin 100% penderita mengalami kesembuhan.

Kemudian hanya ini pilihan anda, memilih pengangkatan rahim, radiasi dan kemoterapi yang masih belum ada jaminan sembuh atau mencegah sebelumnya dengan vaksinasi

Pengobatan kanker serviks secara medis :

Pengobatan kanker serviks konvensional, bila anda divonis terkena kanker serviks, jangan takut, ada beberapa pengobatan pilihan terbaik kanker serviks yang tersedia saat ini, baik secara medis maupun alternative. Sebab faktanya, dengan pengobatan dan perawatan yang benar maka kanker serviks bisa disembuhkan.

Pengobatan kanker serviks konvensional sampai saat ini metode utamanya masih bertumpu pada radioterapi dan operasi. Pasien penderita kanker serviks biasanya akan disodorkan pada pilihan operasi guna membersihkan lesi kanker dalam serviks.

Di khasus khasus tertentu, pada khasus stadium lanjut terutama, pengobatan akan dilanjutkan dnegan radioterapi agar dipastikan sudah tidak ada sel kanker yang tersisa dalam tubuh.

Pasca menjalani metode metode tersebut efek samping yang timbul bisa jadi berupa resiko infeksi gangguan fungsi buang air kecil akibat dari infeksi kandung kemih. Tentu saja pada pasien kanker serviks pemulihan pada saat menjalani metode pengobatan konvensional ini akan lebih panjang.

Bagi mereka yang dapat mencicipi teknologi terbaru pengobatan kanker serviks sangat beruntung, yaitu berupa cyrosurgial therapy dan penanaman radiopartikel.Yaitu dimana bentuk terapi ini dirancang guna membasmi kanker tanpa mengorbankan kualitas hidup pasien. Sayangnya, guna mendapatkan bentuk terapi ini biaya yang dikeluarkan relative besar, dan tempat pengobatannya pun berada di luar negeri.

Mengobati kanker serviks secara alami :

Resep obat tradisional kanker serviks
Jika pengobatan herbal anda rasa cocok, maka ada baiknya untuk terus menjalani terapi secara rutin agar optimal hasil yang didapatkan. Berikut ini adalah beberapa cara untuk meringankan kanker serviks pada wanita dengan ramuan obat tradisional dari tanaman herbal.

1). Tanaman Sarang Semut Papua
Di negara indonsia penghujung timur terdapat pulau yang banyak terdapat tanaman herbal yang mampu menumpas kanker,tumor dan penyakit berat , yang bernama sarang semut.

Terdapat kandungan antioksidan didalam tanaman sarang semut dan anti kanker yang bertugas untuk menghentikan pertumbuan sel kanker serviks, meningkatkan imunitas dan menghambat siklus pembelahan sel. Anda bisa membuat air rebusan sarang semut yang selama beberapa bulan anda konsumsi hingga mendengar kabar baik dari dokter setelah melakukan chek-up pemeriksaan.


2). Kunyit Putih
Nama latin dari kunyit putih adalah curcuma zedoaria dimana mempunyai banyak khasia menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti nyeri haid,keputihan,kanker,tumor,pelurh keringat,batuk berdarah,penurun demam ,pereda bau mulut,keracunan makanan,gangguan pencernaan,sakit gigi dan masuk angin

Kandungan aktif di dalam kunyit puti ada 3 jenis yang diketahui dari hasil penelitian American Institute Cancer Report (New York Time) pada 1 juni 1999. Ketiga jenis kandungan aktif tersebut adalah anti oksidan, RIP (Ribosome Inacting Protein) dan anti curcumin.

Ketiga kandungan aktif pada kunyit putih tersebut dapat menyembuhkan kanker,maag,tumor,peradangan,ambeien,amandel,jerawat,nyeri haid, bisul,jerawat,darah tinggi,troke,serangan jantung,asam urat dan penurun kolesterol. Penggunaan kunyit putih sebaiknya dikombinasikan dnegan tanaman obat lain guna mengurangi efek samping yang ditimbulkan dari satu jenis tanaman.

Sebelum air rebusan kunyit putih dibuat, mintalah resep dari para pakar yang sudah lama menguasai pengobatan herbal agar tidak timbul suatu dampak kecerobohan yang tentu saja tidak anda inginkan.


3). Daun Sirsak

Bahan: 3 lembar daun sirsak muda
Cara pembuatan: Rebus daun sirsak selama 20 menit, kemudian saring air dan minum selagi hangat atau dingin.

Selain mengobati kanker serviks, Juga mempunyai manfaat kesehatan yang lain daun sirsak tersebut yang tentunya tidak anda duga. Dimana daun sirsak memiliki khasiat dan manfaat dalam mengobati penyakit rematik,eksim,asam urat,nyeri sendi,hipertensi,mengempeskan bisul dan pembunuh cacing parasit.
Daun sirsak juga bisa digunakan sebagai obat alami berbagai macam kanker caranya adalah sebagai berikut ini:
  • Sediakan 10 lembar daun sirsak tua, dengan air hangat bersihkan kotoran yang menempel.
  • Rebus semua daun pada panci berisikan 3 gelas air, angkat ketika air tersisa 1 gelas dalam kondisi mendidih.
  • Tunggu hingga air rebusan dingin, saring air dan minum dua kali sehari masing-masing satu gelas.
Selama dua minggu pengobatan bisa anda lakukan setiap ari, setela itu lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetaui kabar adnya suatu perubahan.


4). Tanaman Keladi Tikus
Keladi tikus tergolong ke dalam tanaman jenis talas yang mendapat istilah rodent tuber dan laoshu yu. Tanaman obat ini berkhasiat menghentikan pertumbuhan sel kanker dan mematikan jaringan sel sel kanker. Di dalam keladi tikus kandungan yang tersedia juga sama seperti kunyit putih.

Berikut ini resep obat kanker serviks dari tanaman keladi tikus:
  • Rendam 50 gram tanaman keladi tikus selama 1/2 jam,
  • Setelah itu gosok perlahan hingga tidak ditempeli kotoran.
  • Bubuhkan sampai halus, peras dengan penyaring berupa kain bersih.
  • Tambahkan 1/2 sendok madu hutan pada air perasan, aduk sampai rata.
  • Minum air perasan 3 kali sehari.
Catatan: harus segera diminum obat yang sudah dibuat, air perasan tidak boleh disimpan untuk dikonsumsi lain waktu.

5). Daun Belimbing
Bukan hanya daun belimbing yang digunakan, beberapa jenis daun dan sayuran lain juga dikombinasikan agar hasilnya maksimal
Berikut ini resep obatnya:
  • Siapkan bahan yaitu 1/2 genggam daun belimbing, 1/2 lembar daun pepaya muda, 1/2 genggam daun cermai muda, 1/2 genggam daun bayam merah, wortel seukuran 2 jari, dan 1 sendok makan madu.
  • Cuci semua bahan, masukkan dalam wadah.
  • Tuang 1/2 gelas air matang pada wadah dan giling semua hingga halus.
  • Saring air dan tambahkan sesendok madu, minum obat ini 1 kali sehari sebanyak 1 gelas.

6). Tapak Dara
Mempunyai nama ilmiah Catharanthus roseus yang mempunyai senyawa khusus bernama vinblastin dan vinkristin yang berkhasiat membasmi sel kanker.
Caranya pembuatannya:
  • Campur dengan buah adas, kulit kayu pulasari, dan gula merah
  • Rebus dalam dalam tiga gelas air.
  • Setelah mendidih, Saring air rebusan sebelum diminum untuk menyingkirkan bahan dan serbuk atau partikel kecil yang dikhawatirkan menyangkut pada saluran pencernaan karena tidak dapat diolah tubuh.

Ciri Ciri,Gejala,Penyebab Penyakit Kanker Serviks & Obat Herbalnya | Unknown | 5