Ciri Ciri,Gejala,Penyebab Penyakit Jantung & Obat Herbalnya



Ciri Ciri,Gejala,Penyebab Penyakit Jantung & Obat Herbalnya

Tentang penyakit jantung :

Sudah banyak orang yang mendengar tentang serangan jantung, Karena kematian yang mendadak sangat banyak sekali yang disebabkan oleh serangan jantung ini. Sel atau bagian dari jantung rusak dan tidak berfungsi dengan baik diakibatkan karena serangan jantung yang sangat berbahaya ini dan sering berakhir dengan kematian. Sebab aliran darah akan berhenti saat terjadi serangan jantung ini. Jantung pun juga bisa rusak dan retak akibat dari serangan jantung ini, tanda dari serangan jantung adalah munculnya rasa sakit pada bagian dada hingga sesak nafas. Ole sebab itu, segera ke rumah sakit apabila telah merasakan gejala serangan jantung agar dapat diambil tindakan secara cepat, dan untuk melakukan pertolongan pertama agar tidak merusak organ jantung.

memang faktor penyebab penyakit jantung harus kita ketahui agar lebih bisa menjaga kesehatan jantung kita sendiri. Penyebab utama terjadinya penyakit jantung :

Salah satu penyebab penyakit dengan angka kematian terbesar di Indonesia adalah penyakit jantung. Umumnya banyak masyarakat kita belum mengetahui secara pasti faktor penyebab dari penyakit jantung. Selain itu gaya hidup yang tak sehat seperti merokok dan kegemukan, selain itu juga faktor genetik ternyata adala sejumlah faktor tersembunyi yang dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung. Mulai hari ini memang faktor penyebab penyakit jantung harus kita ketahui agar lebih bisa menjaga kesehatan jantung kita sendiri.

Berikut ini sejumlah faktor penyebab penyakit jantung :

1. Faktor Usia dan Jenis kelamin
Seorang wanita di bawa usia 50 tahun cenderung memiliki resiko lebih rendah dibandingkan dengan pria terkena penyakit serangan jantung pada kelompok usia yang sama. Tetapi wanita setelah mengalami menopause, maka akan bertambah resiko terserangnya karena hormon estrogen yang bersifat melindungi mengalami penurunan. Jadi salah satu penyebab utamanya adalah faktor jenis kelamin dan usia.

2. Faktor Keturunan Dari Keluarga
Penelitian menunjukkan jika terdapat gangguan jantung dalam riwayat baik keluarga pria maupun keluarga wanita, maka pada keturunan mereka cenderung akan mengembangkan dan mengalami masalah yang serupa yaitu mengalami penyakit jantung turunan.

3. Faktor Perokok Aktif atau Perokok Pasif
Pengidap penyakit jantung jantung banyak yang perokok. Penyebab penyakit jantung yang disebabkan oleh rokok sangat tinggi, hampir 20 persen kematian disebabkan oleh merokok dan berakhir pada penyakit jantung dan ampir 50 persen dari serangan jantung pada wanita berusia di bawa 55 taun.Para perokok juga menyebabkan mereka yang menghirup asap rokoknya meskipun tidak merokok juga rentan beresiko mengalami masalah pada jantung. Penelitian juga telah menunjukkan seorang yang tinggal dengan perokok, dan dia tidak merokok memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit serangan jantung.

4. Faktor Penyakit Diabetes (kencing manis)
Para penderita penyakit diabetes pun dapat mengalami penyakit jantung akibat dari komplikasi. Untuk itulah pentingnya para penderita diabetes juga lebih memperhatikan kesehatan mereka, karena penyakit diabetes dapat berdampak lanjutan kepada penyakit jantung yang berbahaya.

5. Faktor Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Faktor penyebab sakit jantung berikutnya adalah karena tekanan darah tinggi yang berlangsung lama. Dimana tekanan darah tinggi / hipertensi dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolesterol LDL meningkatkan penimbunan plak dan memasuki saluran arteri. Jadi hipertensi sangat berpotensi menjadi salah satu penyebab penyakit jantung ini.

6. Faktor Kegemukan atau Obesitas
Faktor yang dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan jumlah lemak adalah kelebihan berat badan. Salah satu cara untuk menghindari diabetes adalah menghindari atau mengobati obesitas (kegemukan). Sebab diabetes dapat meningkatkan resiko penyakit jantung koroner, oleh sebab itu ati ati dengan berat badan anda, arus mampu anda control demi kesehatan. Karena penyebab penyakit jantung bisa karena masalah berat badan dan makanan.

7. Faktor Gaya hidup kurang Olah Raga
Orang yang memiliki resiko serangan jantung yang lebih tinggi adalah orang orang yang kurang melakukan aktifitas berolah raga. Mereka menghabiskan sebagian besar hari hari mereka tanpa melakukan aktivitas secara fisik dan kurang gerak, sehingga mereka otomatis kurang melakukan olahraga secara rutin dalam kesehariannya. Sebab faktanya kita dapat menurunkan resiko serangan jantung dengan hanya jalan jalan santai selama 20 -30 menit sebanyak 3 sampai empat kali seminggu. Dengan berolahraga secara teratur maka dapat meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa dan menurunkan kadar kolesterol serta menurnkan tekanan darah. Jangan sampai penyebab sakit jantung dikarenakan kita malas melakukan olahraga demi keseatan diri sendiri.

8. Stres / Emosi berlebihan
Stress dapat menyebabkan penyempitan arteri berdasarkan suatu penelitian, dan hal ini dapat menurunkan aliran darah. Penyempitan yang berarti , bahkan dapat terlihat pada arteri yang terkena penyakit ringan. hal yang dapat menyebabkan pecahnya dinding arteri yang dapat memicu serangan jantung yaitu stress berat. Untuk itulah jangan menganggap ringan dari suatu kondisi stress, dan dengan menghindari stress adalah salah satu cara yang ampuh untuk menghindari salah satu penyebab penyakit jantung ini.

Baca juga : Ketahui penyebab,ciri ciri gejala penyakit vertigo  & obat herbalnya. 

Ciri ciri gejala awal penyakit jantung :

Saat mulai terasa menyakitkan dan menganggu kehidupan seseorang, maka ciri ciri gejala penyakit jantung tersebut sudah mulai parah. Tidak bisa dipungkiri bawa penyakit jantung adalah salah satu penyakit paling mematikan di dunia,karena suda merenggut nyawa jutaan orang di dunia. Untuk itula perlunya mengetahui dan mewaspadai ciri ciri gejala penyakit jantung sejak dini agar lebih bisa meminimalisir resiko terkena penyakit ini. Sebab penyakit ini juga dapat timbul karena berbagai komplikasi penyakit yang beragam sehingga memicu munculnya penyakit jantung ini. Terlebi bagi mereka yang suda memiliki riwayat garis keturunan keluarga yang pernah mengalami penyakit jantung, maka faktor resiko terkena penyakit ini lebih besar. Untuk itulah pentingnya untuk mengetahui bagaimana cara melakukan pencegahan terhadap penyakit jantung ini.


Ciri2 penyakit jantung awal yang sebaiknya diketahui sejak dini
Ciri gejala penyakit jantung lemas bisa terjadi kapan saja, pada dasarnya munculnya penyakit ini bisa dicegah sejak dini. Namun, ada baiknya terlebih daulu anda mengetaui bagaimana ciri ciri gejala penyakit jantung tersebut yang sangat penting untuk anda ketahui lebih awal. Dan anda bisa mengetahui selengkapnya di bawah ini beberapa ciri ciri penyakit jantung yang bisanya disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat ataupun karena disebabkan terlalu sering strees.

Dan berikut ini adalah ciri2 penyakit jantung yang biasanya disebabkan oleh pola hidup tidak sehat, kurang olahraga, atau terlalu sering stres:
  • Merasa Nyeri di Dada
    Pertanda awal yang dirasakan para penderita penyakit jantung biasanya memang akan merasakan gejala rasa nyeri di dada. Tetapi masih belum dipastikan apakah nyeri di dada yang dirasakan tersebut diakibatkan oleh penyakit lain atau karena penyumbatan arteri. Untuk itulah ada baiknya sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter untuk mengetahui masalah ciri ciri gejala penyakit jantung ini. Sebab jika tidak segera ditangani di kawatirkan tubuh penderita akan menjadi semakin lemah dan mati rasa.
  • Merasa Sakit Kepala
    Mungkin anda kurang jeli mengetahui ciri ciri penyakit jantung. Anda mungkin hanya merasakan bahwa gejala yang sering anda alami ini adalah gejala sakit kepala biasa. Tetapi ternyata gejala sakit kepala yang dialami oleh penderita penyakit jantung ini terjadi saat terkena sorotan cahaya, lalu apa pengaruhnya terhadap jantung? Sebab jantung akan terpengaruh berdenyut lebih cepat dari biasanya saat penderita terkena sorot cahaya. American Academy of Neurology mengatakan bahwa penyeimpangan sirkulasi darah menyebabkan keluhan sakit kepala yang dirasakan oleh penderita penyakit jantung. Nah, jika anda sering mengalami migren dan gangguan di penglihatan, mungkin anda harus memeriksakan diri anda, sebab bisa jadi itu adalah cikal bakal gejala penyakit jantung lemah.
  • Mudah Merasa Lelah
    Penderita akan mudah sekali merasakan kelelahan adalah ciri ciri penyakit jantung berikutnya. Meskipun penderita tidak melakukan suatu aktifitas yang berat, tetapi tubuh cepat sekali merasakan lelah yang sangat. Atau and merasakan juga lelah setelah bangun tidur, dimana seharusnya anda merasakan dalam keadaan tuubh segar. Maka sebaiknya segera periksakan diri anda ke dokter untuk mengetahui apakah anda mempunyai ciri gejala penyakit jantung atau bukan agar dapat dihindari sedini mungkin.
  • Berkeringat
    Saat berolah raga, orang normal biasanya akan mengeluarkan keringat. Atau disaat melakukan aktivitas berat atau sedang berada di tempat yang panas. Akan tetapi harus anda waspadai ciri ciri gejala penyakit jantung yang satu ini, terutama jika tidak melakukan aktivitas apapun tetapi anda justru berkeringat. Hal tersebut bisa saja mengindikasikan jantung anda sedang mengalami suatu masalah.
  • Merasa Mual
    Membengkaknya bagian perut yang membuat penderita merasa mual dan muntah tidak wajar juga memberikan tanda gejala sakit jantung di awal. Bahkan akan berkurang nafsu makannya bagi si penderita penyakit jantung yang mulai merasakan gejala ini.Dan jika berkurangnya nafsu makan tersebut terus diikuti, maka tidak heran pada nantinya kesehatan penderita akan terus digerogoti.
  • Keluhan Sakit pada Bagian Tubuh Tertentu
    Terkadang penderita akan merasakan sakit pada bagian bagian tubuh tertentu. Biasanya penderita akan merasakan nyeri atau sakit tangan pada tangan kanan dan lengan kirinya, dimana hal ini khususnya untuk wanita. Sedangkan bagi kaum pria biasanya akan merasakan sakit pada bagian lengan kirinya. Penderita penyait jantung ini juga bisa merasakan nyeri pada tubuh lainnya seperti di bagian bahu, leher, siku, punggung yang dirasakan muncul dan terkadang hilang dengan sendirinya. Lalu apa sebenarnya penyebab penyakit tersebut? Jika rasa nyeri yang dirasakan adalah benar gejala penyakit jantung,maka rasa nyeri atau sakit tersebut diakibatkan oleh jantung yang mengalami gangguan karena adanya penyumbatan oleh arteri.
  • Sering Merasa Cemas
    Dari beberapa ciri ciri gejala penyakit jantung yang sudah dijelaskan beberapa seperti di atas tadi, mungkin untuk salah satu ciri berikut ini yang dianggap biasa saja. Bahkan sering dianggap gejala ini disebabkan karena gangguan mental atau psikis. Akan tetapi ketika jantung mengalami masalah , jantung akan bisa membuat orang merasa cemas atau ketakutan dan mengalami ketengan. Akan tetapi rasa yang dapat memicu orang terkena serangan jantung ini adalah rasa cemas yang berlebihan.

Ciri ciri gejala umum penyakit jantung :

Secara umum ciri-ciri penyakit jantung memiliki gejala awal seperti berikut ini :
  1. Nyeri pada dada
    Jantung menjadi nyeri dikarenakan otot dan jantung tidak mendapatkan pasokan oksigen dan darah yang cukup.Biasanya nyeri disertai dengan rasa sangat sakit seperti jantung diremas remas.
  2. Mengeluarkan keringat
    Tidak sedang dalam kondisi melakukan suatu kegiatan tetapi mengeluarkan keringat pada tubuh, umumnya area telapak tangan yang sering keluar keringatnya.
  3. Merasa lelah berlebihan
    Indikasi awal dari penyakit jantung adalah merasa lelah berlebihan, padahal anda tidak melakukan suatu aktifitas yang berat sebelumnya.
  4. Sesak nafas
    Sesak nafas di sini bisa disebabkan karena kontraksi otot jantung yang tidak normal, sehingga pada akhirnya akan berdampak ke paru paru.
  5. Jantung berdebar-debar
    Gejala penyakit jantung juga bisa ditunjukkan dengan jantung yang berbedar debar tanpa sebab, dimana rasanya seperti habis melakukan lari.
  6. Cemas
    Penderita yang dihinggapi rasa cemas biasanya akan memikirkan kondisi tubuhnya tentang penyakit tersebut, ada baiknya menenangkan diri sebab jantung anda justru akan terganggu karena rasa cemas anda.
  7. Sakit kepala
    Pada awal gejala penyakit jantung sakit kepala biasanya sangat menyakitkan, hal ini terjadi karena terganggunya aliran darah ke otak dan tidak normal.
  8. Nafsu makan menurun
    Penderita memiliki nafsu makan yang menurun drastic adalah salah satu indikasi dari penyakit jantung, dan biasanya juga disertai dengan rasa mual dan muntah muntah.
  9. Bagian tubuh membengkak
    Jika tanpa sebab salah satu bagian tubuh membengkak, maka anda wajib berhati hati segera dan lakukan antisipasi.
  10. Sakit dibagian tubuh
    Hal ini disebabkan karena dibagian tubuh tersebut aliran darah tersumbat dan mengakibatkan rasa sakit.

Penyakit jantung koroner :

Mengapa penyakit jantung koroner bisa terjadi? Bisa dijelaskan penyebab dari penyakit jantung koroner terjadi apabila arteri koroner tidak mampu memberikan asupan darah ke jantung, dan kemudian menyebabkan arteri menjadi menyempit dan lebih keras. Arteri koroner yang mengalami penyempitan dan pengerasan disebabkan karena di bagian dalam dinding arteri koroner terbentuk suatu plak. Dan pada akhirnya ukuran plak akan mengalami pembesaran sehingga pada akhirnya mengakibatkan pembuluh koroner mengalami penyempitan dan darah yang melewati arteri koroner menjadi berkurang.
Darah yang mengandun oksigen sangat dibutuhkan oleh otot jantung penderita penyakit jantung koroner yang bisa mengakibatkan otot jantung yang akan menyebabkan kekurangan oksigen dan juga bisa mengakibatkan terjadinya :
  1. Sakit pada dada atau juga rasa tidak enak yang bisa saja terjadi jika jantung yan bisa mendapatkan darah dengan jumlah yang cukup atau disebut dengan Angina Pectoris
  2. Serangan jantung, hal ini terjadi jika terjadi suatu terbentuk otot pada tempat plak didalam arteri koroner sehingga bisa menghentikan asupan darah menuju ke sebagian otot jantung. Dan hal ini bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan secara permanen pada otot jantung.
Dampak dari penyakit jantung koroner bisa mengakibatkan terjadinya :
  • Penyakit gagal jantung yakni adalah kondisi dimana jantung tidak bisa memopa dengan efektif darah menuju ke seluruh tubuh.
  • Aritmia yakni adalah suatu bentuk perubahan pada irama normal jantung.
Siapa saja yang bisa terserang penyakit jantung koroner? Orang-orang yang beresiko tinggi dalam terserang penyakit jantung koroner adalah:
  • Usia yang semakin bertambah atau usia lanjut. Dimana untuk laki-laki akan semakin meningkat setelah usia mereka 45 tahun. Sedangkan untuk wanita mengalami peningkatan setelah usia mereka 55 tahun.
  • Riwayat kesehatan keluarga penderita sakit jantung. pada penyakit jantung yang juga didiagnosa sebelum 65 tahun untuk ibu atau saudara perempuan. Sedangkan penderita penyakit jantung yang didiagnosis sebelum usia mereka memasuki 55 tahun pada ayah atau juga saudara laki-laki.
  • Penderita obesitas atau kelebihan berat badan
  • Kurang mendapatkan waktu istirahat lebih lama.
  • Mereka yang menderita penyakit kolesterol tinggi
  • Tekanan darah tinggi
  • Para pengidap diabetes
  • Perokok pasif 

Ciri ciri gejala klinis penyakit jantung koroner :

Pada kaum laki laki gejala jantung koroner sedikit berbeda dengan yang terjadi pada kaum wanita. Hal ini adalah ungkapan dari para beberapa ahli penyakit jantung. Sesak nafas adalah gejala penyakit jantung koroner pada wanita. Dan apabila mengeluh sakit, serangannya disertai rasa mual dan lebih kea rah perut bawah atau pungguh bawah. Rasa sakit di dada tidak hanya di sebelah kiri namun juga pada sebelah kanan. Melalui gejala gejala tersebut diagnosis penyakit jantung koroner ada kalanya sulit dilakukan, sebab sering mirip dengan beberapa penyakit lain. Seperti menopause pada wanita seperti berdebar debar, sakit punggung dan berkeringat dingin dll. Meskipun gejala jantung koroner tidak detail muncul, tetapi anda arus mulai waspada dan curiga apabila setelah melakukan pekerjaan berat nafas mulai terangah engah dan disertai keringan dingin.

Ciri khas dari ciri gejala jantung koroner adalah nyeri di dada kiri (angina pectoris), dan juga dada serasa tertekan diikuti dengan sesak nafas. Kadang di bahu terasa ada tekanan atau leher seperti tercekik dan nyeri pada lengan kiri sampai jari jari. Dalam beberapa khasus di rahang sampai terasa sakit, semua gejala keluhan dari jantung koroner terjadi akibat dari penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah jantung.

Jika dalam satu arteri koroner terjadi penyumbatan maka dapat menimbulkan serangan jantung secara tiba tiba. Hal itu disebabkan karena jantung meminta oksigen yang melebihi yang tersedia, sehingga akan memicu serangan jantung.

Gejala jantung koroner yang lain, jika sistem kerja dari jantung rusak maka jantung mulai bergentar dengan tidak beraturan dan irama normal jantung menjadi kacau. Aritma atau sebutan dari irama detak jantung yang tidak normal yaitu suatu penyimpangan dari irama jantung yang normal. Hal ini akan menyebabkan jantung kehilangan kekuatannya untuk memompa darah dengan efektif ke otak. Otak mati dan penderita pun kemungkinan tidak akan tertolong lagi hanya dalam waktu sepuluh menit.

Penderita penyakit jantung koroner sering merasa sangat lelah tanpa alasan, dimana hal tersebut terjadi selama beberapa bulan sebelum serangan jantung. Jangan menganggap gejala ini disebabkan karena stress akibat pekerjaan atau kurang tidur, sebab bisa kemungkinan hal tersebut adalah gejala awal penyakit jantung koroner.

Dan gejala lain yang muncul yaitu dada merasa tertekan di tengah selama 30 detik sampai 5 menit. Hal lainnya adalah berdebar debar, keringat dingin, pusing dan merasa mau pingsan. Gejala ini tidak selalu dirasakan oleh penderitanya, tanda gejala yang muncul yang lain adalah nafas terasa tersengal sengal pada saat berolahraga.

Pencegahan penyakit jantung :

Pencegahan dapat dilakukan pada penyakit jantung koroner. Dimana langka pencegahan sederhana dapat anda lakukan, salah satunya yang paling sederhana adalah berhenti merokok. Resiko penyakit jantung tidak hanya disebabkan karena merokok, namun merokok juga dapat menimbulkan berbagai penyakit lain seperti stroke dan kanker paru paru.

Mencegah penyakit jantung koroner juga bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, misalnya dengan melakukan olahraga secara teatur minimal 2-3 jam seminggu dan menjaga pola makan yang sehat seperti dengan cara mengkonsumsi sayur sayuran, buah buahan dan mengurangi makanan bersantan.

Pencegahan berikutnya adalah dengan cara mengendalikan tekanan darah tinggi misalnya dengan mengkonsumsi obat anti-hipertensi dan mengkonsumsi makanan rendah garam. Cara kedua adala dengan cara mengendalikan kadar gula darah misalnya dengan mengontrol perkembangan diabetes dan membatasi konsumsi makanan yang manis manis.

Terutama untuk orang yang berusia di atas 40 tahun menjaga kadar kolesterol sangat perlu dilakukan. Menghindari makanan yang berlemak adalah langkah yang dapat anda lakukan, seperti menghindari opor ayam, rending atau gorengan. Membatasi konsumsi minuman keras dan menjaga berat badan yang sehat adala cara lain yang juga bisa dilakukan untuk mencegah penyakit jantung koroner.

Khusus bagi pengidap angina, demi menghindari serangan jantung serta komplikasinya maka tindakan pencegahan perlu dilakukan. Karena itu, meminum obat obatan yang diberikan dokter secara teratur dan sesuai dosis sangat dianjurkan sekali.

Penyakit jantung bawaan :

Bayi yang baru dilahirkan kerap kali menderita penyakit jantung bawaan (PJB), namun jarang sekali disadari! Pada bayi penyakit jantung ini terjadi sejak masih dalam kandungan. Tanpa control kandungan yang baik dna berkala, penyakit jantung bawaan ini sangat rentan menyerang bayi. Penanganan penyakit ini pun berbeda antara satu dengan yang lainnya, sebab terganutng dari klasifikasi, tingkat detak jantung dan kelainan strukturnya.

Perlu diketahui bahwa sejak berkembangnya janin di dalam kandungan penyakit ini bisanya terjadi. “jantung bocor” adalah sebutan masyarakat awam pada penyakit ini. Dalam beberapa khasus, dalam bentuk gabungan penyakit ini sering muncul seperti yang terjadi pada tatralogi fallot, dimana ada 4 kelainan dalam jantung. Di Indonesia yang memiliki angka kelahiran hidup sebesar 2% diperkirakan 30.000 orang menderita penyakit jantung bawaan.

Menurut data yang dilansir sekitar 1 juta bayi yang baru lahir dan telah menderita penyakit jantung bawaan ini, maka sebanyak 10% nya tidak akan melewati tahun pertama proses kehidupannya.Pada masyarakat awam, penyakit jantung bawaan ini kerap kali tidak disadari karena memang penyakit ini tidak terlihat secara kasat mata. Penyebab penyakit inipun mayoritas tidak diketahui, namun disebutkan bahwa beberapa kelainan genetic seperti down sindroma dan campak jerman sangat berhubungan dengan penyakit ini.
Dan berikut merupakan jenis penyakit jantung bawaan pada anak-anak:
  1. Ventricular Septal Defect
    Penyakit sering disebut sebagai sekat bilik jantung yang berlubang, yang menyebabkan terjadinya kebocoran darah di bilik kanan dan bilik kiri jantung. VSD ini tidak akan menimbulkan masalah berarti bila lubang bocornya kecil. Namun ketika lubang kebocorannya besar sangat berbahaya sebab bisa menimbulkan kegagalan jantung. Meenurut data VSD adalah suatu kelainan jantung bawaan yang cukup sering terjadi. Beberapa gejala utamanya adalah gangguan pertumbuhan, nafas pendek, mudah merasa lelah dan kesulitan ketika menyusui.
  2. Pulmonary Stenosis
    Penyempitan katup pada paru adalah sebutan bagi penyakit ini. Bilik kanan harus bekerja ekstra keras untuk memompa darah katupnya yang makin membesar dikarenakan terjadinya penyempitan paru. Yang harus dicermati PS ini biasanya saat penderita beranjak dewasa maka penyakit ini baru terdeteksi, sehingga dampaknya sangat merusak. Untuk itulah disaat anak masih dalam kandungan atau masih bayi memeriksakan kondisi si bayi adalah langkah paling tepat untuk mengobati PS ini. 
  3. Atrial Septal Defect
    Penyakit ini sering juga disebut dengan serambi jantung berlubang, yaitu terdapatnya lubang diantara dua serambi pada jantung.penyebab ASD ini karena adanya lubang pada sekat yang memisahkan atrium kanan dan kiri. ASD ini terjadi pada 5 – 7% kasus dan lebih sering terjadi pada bayi perempuan.
  4. Tetralogi Fallot
    Mungkin penyakit ini yang paling kompleks karena merupakan melibatkan ketiga kondisi di atas sehingga menimbulkan komplikasi. Kulit yang membiru karena terjadinya kekurangan oksigen bisanya ditunjukkan oleh bayi yang menderita TF ini. 

Pencegahan penyakit jantung bawaan :

Pencegahan terjadinya penyakit jantung pada buah hati anda tentunya adalah dengan memeriksakan diri sebelum penyakit ini terjadi. Sebab penyakit jantung bawaan ini bersifat “silent” maka sebaiknya memeriksakan diri sejak anak dalam kandungan dan pada saat bayi adalah merupakan suatu kewajiban yang harus anda lakukan tentunya.

Beberapa pencegahan untuk menghindari terjadinya penyakit jantung bawaan.

  • Melakukan pemeriksaan di saat kehamilan atau pemeriksaaan antenatal secara rutin dan teratur sehingga berbagai kelainan dan bukan hanya penyakt ini dapat diketahui segera dan diberikan perlakuan medik yang diberikan oleh dokter.
  • Pada saat kehamilan sebisa mungkin hindari mengkonsumsi obat obatan tertentu, karena beberapa obat yang tidak sesuai anjuran dokter dapat membahayakan janin di dalam kandungan. Biasanya pemakaian antibiotika dan obat pada ibu hamil hanya bisa digunakan jika terdapat suatu indikasi yang jelas oleh dokter.
  • Hindari radiasi dari foto rontgen atau paparan sinar x berulang ketika masa kehamilan
  • Hindari sebisa mungkin dari asap rokok baik aktif terlebih lagi pasif
  • Kemungkinan besar kelainan yang mengancam si buah hati dapat terdeteksi dangan baik dengan melakukan beberapa pencegahan pencegahan seperti tadi. Pengetahuan yang lebih tentunya dapat juga membantu anda dalam menambah suatu informasi yang berguna bagi kesehatan tentunya. 

Penyakit jantung rematik :

Rematik jantung adalah salah satu dari berbagai macam jenis penyakit jantung yang ada. PRJ atau penyakit rematik jantung adalah suatu kondisi dimana dari katup katup jantung terjadi kerusakan permanen yang bisa berupa kebocoran atau penyempitan, terutama katup mitral yang disebabkan oleh demam rematik. Penyebab katup katup jantung tersebut rusak karena proses perjalanan penyakit yang dimulai dengan infeksi tenggrokan yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus β hemoliticus tipe A, yaitu bakteri yang menjadi penyebab demam rematik dengan satu atau lebi gejala mayor.

Kelainan katup jantung bisa terjadi pada beberapa pasien yang mengalami demam rematik akut yang pada akhirnya bisa berakibat pada gangguan katup jantung, gagal jantung dan radang selaput jantung. Penyakit jantung ini di Amerika Serikat masi merupakan penyebab dari penyakit jantung yang disebut dengan mitral stenois (MS) dan juga penggantian katup jantung pada pasien dewasa di sana.

Diperkirakan penyebab penyakit rematik jantung ini adalah rekasi autoimun atau kekebalan tubuh yang disebabkan oleh demam rematik. Pada tenggorokan infeksi streptococcus β hemolitikus grup A selalu mendahului terjadnya demam rematik baik demam rematik serangan pertama maupun demam rematik serangan yang berulang. Penyakit ini berhubungan erat dengan infeksi saluran nafas bagian atas oleh beta Streptococcus Hemolyticus Grup A yang berbeda dengan glomerulonefritis yang berhubungan dengan infeksi streptococcus di saluran nafas maupun dikulit, infeksi streptococcus dikulit agaknya tidak berhubungan dengan demam rematik.

Terjadinya penyakit rematik jantung terdapt faktor faktor predisposisi yang terdapat pada diri individu itu sendiri dan juga faktor lingkungan.
  1. Faktor genetik.
    Adanya HLA / antigen limfosit manusia yang tinggi. HLA menunjukkan hubungan terhadap demam rematik dan alloantigen sel B spesifik yang dikenal dengan antibody monoclonal dengan status reumatikus.
  2. Umur.
    Faktor terpenting pada timbulnya demam rematik / penyakit rematik jantung adalah umur. Anak umur antara 5 – 15 tahun yang paling sering diserang oleh penyakit ini, dengan puncak umur sekitar 8 tahun. Tidak biasa ditemukan pada anak anatar umur 3-5 tahun dan snagat jarang anak berumur 3 tahun atau setelah 20 tahun.
  3. Keadaan gizi dan lain-lain.
    Adanya penyakit penyakit lain atau keadaan gizi serta pola hidup belum dapat ditentukan apakah merupakan faktor predisposisi untuk penyebab timbulnya demam rematik.
  4. Golongan etnik dan ras.
    Di amerika utara data menunjukkan bahwa serangan pertama maupun serangan berulang demam rematik lebih sering dialami oleh orang kulit hitam dibandingkan dengan orang kulit putih. Tetapi harus menilai hati hati data ini, sebab mungkin pada kedua golongan tersebut berbagai faktor lingkungan yang berbeda ikut berperan atau bahkan adalah faktor sebab yang sebenarnya.
  5. Jenis kelamin.
    Pada anak wanita demam rematik paling sering dialami bila dibandingkan dengan anak laki laki. Tetapi pada data yang lebih besar menunjukkan bahwa tidak ada suatu perbedaan jenis kelamin, meskipun pada satu jenis kelamin mungkin lebih sering sitemukan.
  6. Reaksi autoimun.
    Ada kesamaan antara polisakarida bagian dinding sel streptokokus beta hemolitikus group A dengan glikoprotein dalam katub yang ditunjukkan dalam sebuah penelitian, hal ini mungkin mendukung terjadnya miokarditis dan valvulitis pada reumatik fever. 

Faktor pemicu penyakit jantung :

Penyakit yang diketahui telah membunuh banyak orang di dunia adalah penyakit jantung, dimana adanya plak pada bagian pembuluh dara arteri adalah faktor pemicu utama penyakit jantung ini. Ada banyak faktor yang menyebabkan plak pada dindng arteri tersebut, dan tidak hanya dari lemak dan kolesterol saja.Diantara penyebab pengumpulan plak tersebut dikarenakan adanta berbagai macam faktor seperti infeksi penyakit, merokok,diabetes dan juga darah tinggi.

Berbagai macam pemicu resiko penyakit jantung :
Beberapa resiko penyakit jantung yang sebenarnya menurut salah satu dokter dari medical irector dari Northwestern Wellness, pemicu penyakit jantung tidak hanya kolesterol dan lemak jenuh saja. Namun bebapa faktor dengan penjelasannya di bawah ini adalah pemicunya.

1.) Stress
Stress adalah salah satu pemicu penyakit jantung. Seseorang jika mengalami stress dalam keadaan yang parah maka kondisi fisiknya dapat terpengaruh, dan dapat memicu penyakit jantung. Hormon koristol dan juga adrenalin yang ada di dalam tubuh akan dilepaskan pada saat tubuh mengalami stress. Apabila kedua hormone ini berada di atas normal maka akan memicu terjadinya suatu peradangan, kemudian akan memicu terjadnya penyakit jantung pada seseorang akibat peradangan tersebut.

2.) Gula
Gula akan berakibat buruk pada kesehatan apabila dikonsumsi terlalu banyak. Bila mengkonsumsi gula secara berlebi maka berbagai macam penyakit akan muncul, beberapa diantaranya adala menimbulkan kegemukan / obesitas, merusak pembuluh darah arteri, memicunya tekanan darah bahkan bisa menimbulkan kebutaan pada penderita diabetes yang parah. Tidak hanya berbahaya dalam bentuk aslinya sebagai gula biasa, namun juga dalam bentuk makanan yang mengandung karbohidrat yang kemudian diolah menjadi gula di dalam tubuh.

3.) Lemak Trans
Bila dibandingkan dengan lemak jenuh, lemak trans diduga lebih berbahaya. Lemak trans juga dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan dapat menurunkan kadar kolesterol baik bila dikonsumsi dalam jumlah yang tinggi lemak. Lemak trans bisa juga menimbulkan resiko serangan jantung bagi orang dewasa bila dikonsumsi secara harian 1-3%, apalagi jika dikonsumsi oleh anak anak. Sebagai produk sintetis tentu saja lemak trans berbahaya bagi jantung dan masi berhubungan dengan munculnya kanker. Jadi seberapa lemak trans terkandung dalam sebuah produk pangan wajib anda ketahui.

4.) Kurang Protein dan Lemak Sehat
Kurangnya lemak dalam tubuh juga menjadi pemicu resiko penyakit jantung. Lalu apakah kurang lemak dapat memicu terjadinya serangan jantung? Apakah jika kekurangan protein juga dapat memicu serangan jantung? Ya, agar seluruh organ tubuh bisa melakukan aktivitas dengan lancer tentu saja tubuh memerlukan gizi yang seimbang. Beberapa cara untuk memulai kebiasaan gizi yang sehat dapat dilakukan dengan cara mengurangi makanan cepat saji, dan berolah raga secara teratur, niscaya dapat menurnkan resiko terjadinya penyakit jantung.

5.) Kurang Tidur dan Tidur Berlebihan
Apabila mempunyai kebiasaan terlalu banyak tidur atau kurang tidur, sebaiknya mulai sekarang anda mulai menghindari kebiasaan tersebut.Sebab apabila tubuh kurang tidur kurang dari 5 jam ataupun tubuh terlalu lama tidur lebih dari 9 jam justru akan mengakibatkan stress dan rusaknya sistem tekanan darah. Seperti yang diketahui bahwa salah satu pemicu terjadinya penyakit jantung adalah stress atau depresi.

6.) Olahraga Terlalu Berat
Jika dilakukan dengan cara berlebihan, ternyata olahraga juga dapat memicu terjadinya penyakit jantung. Sebab jika dilakukan secara berlebihan melakukan olahraga maka jantung akan merasakan kelelahan, maka tidak dianjurkan olahraga diluar batas kemampuan tubuh anda. Lebih baik melakukan olahraga dengan batas normal namun dilakukan secara rutin teratur.

7.) Makan Berlebihan
Seperti yang diketahui bahwa pemicu munculnya berbagai macam penyakit adalah obesitas termasuk menjadi pemicu juga munculnya penyakit jantung. Dimana mengkonsumsi makanan terlalu berlebihan dan tanpa diimbangi dengan olahraga tertaur dapat mengakibatkan obesitas. Anda harus mulai mengontrol porsi makan anda dan sebisa mungkin menghindari makanan yang mengandung kalori berlebih dan menghindari gula.

8.) Merokok
Apabila sesorang memiliki kebiasan merokok, maka resiko penyakit jantung pun juga dapat meningkat. Meskipun hanya sebatang rokok sehari saja namun rutin, maka resiko penyakit jantung dapat meningkat dua kali lipat. Selain itu masi banyak efek negatife dari merokok bagi tubuh seperti munculnya penyakit kanker. Jadi anda harus mulai meningggalkan rokok sedini mungkin mulai dari sekarang.

Tentu saja beberapa pemicu resiko penyakit jantung di atas wajib anda waspadai. Dengan melakukan gaya hidup dan pola makan yang sehat dapat mengurangi resiko anda terkena penyakit jantung dan serangan jantung yang sangat berbahaya. Biasakan kebiasaan anda mulai hidup sehat sekarang ini, seba mencegah tentunya lebih baik daripada mengobati.
 

Pengobatan tradisional penyakit jantung:

Mengobati Penyakit Jantung secara alami menggunakan ramuan tradisional. Anda dapat mencoba menggunakan beberapa obat alami herbal tradisional berikut ini untuk mengobati penyakit jantung anda.

1. Daun Sukun
Daun sukun mengandung sitosterol dan flavonoid yang membantu meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan jantung.
  • Petiklah daun sukun tua,
  • Kemudian rebus ke dalam 5 gelas air hingga tersisa setengahnya.
  • Setelah disaring,
  • Minumlah airnya.
  • Lakukan selama seminggu.
2. Ubi jalar dan Wortel
Zat fotinutrien yang terdapat dalam Ubi jalar membantu sistem peredaran dalam tubuh dan sel-sel tubuh yang rusak. Zat ini juga efektif untuk melawan serangan jantung.
  • Siapkan 3 buah wortel segar.
  • Setelah dicuci, parut dan ambil airnya dengan cara diperas
  • Kemudian tambahkan 2 sdm madu.
  • Minum ramuan alami ini sebanyak 3 kali dalam sehari hingga sembuh.
3. Kunyit
Kunyit bermanfaat untuk melarutkan kolesterol jahat dalam darah yang dapat menyumbat pembuluh darah.

  • Ambil kunyit seukuran 4 ruas jari.
  • Setelah diparut, seduh ke dalam ½ gelas air panas selama ¼ jam.
  • Setelah disaring, tambahkan madu secukupnya.
  • Minum ramuan peluruh kolesterol jahat ini.
4. Jus mengkudu
Mengkudu mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas penyebab serangan jantung maupun kanker. Radikal bebas menyebabkan endapan pada pembuluh darah, sehingga menyumbatnya. Anda juga dapat mendapatkan manfaat antioksidan dari sumber makanan berupa sayuran hijau, termasuk brokoli.
  • Caranya ambil buah mengkudu
  • Lalu buat jus untuk kemudian dikonsumsi sebagai obat
5. Mengkonsumsi Madu
Madu berkhasiat untuk menguatkan otot jantung. Madu mengandung mineral, garam, dan zat gula alami yang meningkatkan kinerja jantung.
  • Caranya konsumsi madu dengan rutin sehari 3 kali

Ciri Ciri,Gejala,Penyebab Penyakit Jantung & Obat Herbalnya | Unknown | 5