Ciri Ciri Gejala Penyakit Demam Berdarah / DBD & Obat Herbalnya



 Ciri Ciri Gejala Penyakit Demam Berdarah / DBD & Obat Herbalnya

Penyebab penyakit demam berdarah / dbd :

Virus yang menjadi penyebab seseorang terkena demam berdarah adalah virus dengue. Virus ini hidup di sel yang menuju saluran pencernaan nyamuk dimana pada awalnya virus ini menyelinap dalam tubuh. Virus kemudian akan menyebar ke kelenjar saliva nyamuk (tempat produksi saliva atau ludah atau air liur) sekitar 8 hari sampai 10 hari berikutnya. Oleh karena itu jika seseorang terinfeksi nyamuk dengan cara digigit sama saja dengan memindahkan virus dengue bersama air liur nyamuk ke dalam tubuh manusia.

Virus tidak membahayakan pada awalnya karena masih melawan sistem pertahanan tubuh dari bantuan sel darah putih.Lama kelamaan virus akan memproduksi kembali atau memperbanyak diri sehingga pada akhirnya sistem kekebalan tubuh tidak kuat menahan serangan virus dengue, akibatnya virus berhasil menyebar dan masuk ke dalam jaringan tubuh.

Demam berdarah memang tergolong penyakit akut, selain itu ada beberapa virus berbeda yang menyebabkan penyakit ini. Nyamuk yang menyebarkan penyakit ini tersebar di Indonesia dan seluruh dunia, teruta di tempat yang masih banyak pemukiman kumuh. Tempat yang nyaman untuk nyamuk aedes aegypti ndalah hujan dan kondisi lahan yang lembab yang sangat cepat digunakan tempat untuk berkembang biak. Mudahnya seseorang dalam terjangkiti virus tersebut adalah sistem imun yang buruk. Dimana infeksi infeksi akan menyebar ke seluruh tubuh dan mempengaruhi kondisi tubuh. Bahkan demam berdarah dapt menyebabkan kematian apabila terlambat untuk ditangani.

Menurut penelitian, penyakit demam berdarah lebih banyak menjangkiti wanita yang berusia di bawah 12 tahun dan merupakan anggota kas kaukasia. Pada mereka yang tidak mempunyai sistem antibody yang bagus saat pertama kali menyerang maka resiko terkena penyakit demam berdarah ini semakin meningkat. Dengan memperhatikan kualitas lingkungan adalah cara sebagai pencegahan terhadap penyakit dbd ini, beberapa diantaranya adlaah dengan cara wajib melakukan menguras penampungan air. Dan faktanya mereka yang mengabaikan hal tersebut akan mendapatkan resiko lebih besar untuk terjangkiti penyakit demam berdarah ini. Penyakit ini semakin banyak memakan korban dan faktanya akan semakin bertambah terus di kala musim penghujan.

Ciri ciri gejala penyakit demam berdarah / dbd pada anak dan balita usia 1 tahun :

Demam berdarah adalah penyakit tropis / musim yang disebabkan oleh nyamuk yang membawa virus dengue. Dimana virus ini dapat menyebabkan sakit kepala,demam,ruam, dan nyeri di seluruh tubuh. Khasus demam berdarah yang ringan sebagian besar sembuh dengan sendirinya setelah tiga mingguan.

Tidak selalu muncul gejala demam berdarah pada anak dan balita. Demam berdarah banyak yang tidak menampakkan gejala khususnya pada anak anak. Beberapa anak memiliki gejala ringan yang muncul kapan saja dari 4 hari sampai 2 minggu setelah digigit oleh nyamuk aedes yang terinfeksi.Biasa berlangsung selama 2 sampai 7 hari ciri ciri gejala demam berdarah tersebut. Setelah anak anak mengalami sakit demam berdarah, maka mereka akan menjadi kebal terhadap virus tertentu ( Meskipun salah satu dari tiga jenis virus dengue lainnya masih dapat menginfeksi mereka)

Demam berdarah dapat menyebabkan gejala yang serius pada beberapa khasus yang terjadi, yaitu Dengue Shock Syndrome (DSS), dimana dapat menyebabkan shock dan kematian. Oleh karena itu diperlukan perawatan medis dengan sesegera mungkin.

Ciri-ciri & gejala demam berdarah pada anak dan balita:

  • Pada bayi dan anak ciri gejala demam bedarah dengue berupa demam ringan disertai dengan timbulnya ruam makulopapular, yaitu ruan yang berbentuk bintik bintik merah yang datar dan menonjol
  • Dikenal dengan sindrom trias dengue berupa panas tinggi mendadak pada anak remaja dan dewasa.
  • Terasa nyeri pada anggota badan diantaranya ( kepala, bola mata, punggung dan sendi) serta munculnya ruam makulopapular.
  • Terjadi pembesaran plasma yang memiliki hubungan yang sangat erat dengan kenaikan permeabilitas dinding pembuluh darah anda. Munculnya kenaikan nilai 20% hematokrit adalah ciri dari pembesaran plasma dimana lebih tergantung dengan umur dan jenis kelamin sis kecil yang sedang mengalami gejala demam berdarah pada anak. Menurunnya nilai hematokrit dari nilai 20% atau lebih sesuai dengan pengobatan yang dijalani anak. Serta Pembesaran plasma yang ditunjukkan dengan adanya efusi pleura, asites dan hipo – protenaemia.
  • Trombositopenia atau jumlah trombosit yang kurang dari 100.000 per mm3 menunukkan ciri gejala demam berdarah yang terjadi pada anak.
  • Denyut nadi melemah dan cepat, terjadi syok, gelisah,tekanan darah menurun, tangan dan kaki dingin juga menunjukkan suatu pertanda gejala demam berdarah yang terjadi pada anak.
Dalam menangani ciri gejala demam berdarah seorang dokter menjelaskan jikademam berdarah menyerang pada anak, maka yang perlu dimainkan adalah cairan. Artinya penderita harus selalu minum air yang banyak saat terjadi kebocoran. Namun, jika dalam waktu 2 x 24 jam kebocoran sudah berhenti, maka asupan harus dikurangi. Beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya pertolongan pertama terhadap penderita penyakit demam berdarah adalah sebagai berikut.
  1. Memberikan minum yang banyak untuk si kecil.
  2. Kompres untuk mengurangi panas si kecil.
  3. Berikan obat penurun panas untuk si kecil agar panasnya tidak terus meningkat.
  4. Jika dalam 3 hari demam tidak turun atau bahkan demam pada anak semakin tinggi, segera bawa si kecil ke rumah sakit yang terdekat agar mendapatkan pengobatan untuk gejala demam berdarah pada anak
  5. Jika anak muntah terus atau tidak dapat minum dengan kondisi yang bertambah parah dan keadaan menurun, bahkan hingga sampai keadaan hilang kesadaran berarti si kecil harus degera dibawa ke rumah sakit.
Pada anak dan balita gejala demam berdarah umumnya ringan terutama bagi mereka yang baru pertama kali terinfeksi virus ini. Sedangkan pada anak pernah mengalami infeksi sebelumnya yaitu pada anak yang lebih tua ataupun dewasa mungkin akan menimbulkan gejala yang sedang sampai berat.

Anak yang mengalami demam berdarah dengue (DBD) berat atau DBD shock syndrome akan memiliki gejala demam berdarah biasa seperti hal yang terlah dijelaskan di atas selama 2 sampai 7 hari. Namun jika demam reda, gejala lain justru memburuk, dan bisa menyebabkan pendarahan yang lebih parah, dan masalah pencernaan mulai timbul seperti mual,muntah, atapun sakit perut yang parah. Serta masalah pernapasan seperti sesak atau kesulitan bernafas.

Jika tidak ditolong dengan segera, maka akan mengalami dehidrasi, pendarahan yang berat dan tekanan darah yang menurun dengan cepat (syok). Dimana syok yang tidak teratasi dapat berujung pada kematin pada akhirnya. Oleh karena itu, pada anak dan balita kenali ciri ciri gejala demam berdarah sedini mungkin agar mereka cepat mendapatkan pertolongan medis.

Baca juga : Ketahui penyebab,ciri ciri gejala penyakit tipes  & obat herbalnya. 

Gejala DBD pada anak dan orang dewasa tahapan awal :

Pada umunya penyakit demam berdarah ini lebih mudah menyerang anak anak, terutama pada balita. Namun bukan berarti orang dewasa aman atau terbebas dari penyakit ini, karena pada dasarnya orang dewasa pun dapat tertular melalui gigitan nyamuk aedes agypti. Sebenarnya penyakit demam berdarah ini disebabkan karena virus dengue yang disebarkan oleh gigitan nyamuk aedes agypti. Maka dari itu ketika nyamuk yang terkena virus dengue mengigit satu orang, maka orang lain juga bisa tertular virus denue tersebut apabila digigit oleh nyamuk yang sudah membawa virus tersebut. Yang sangat berbahaya adalah virus dengue ini akan menganggu sistem pembekuan darah yang terjadi di dalam tubuh.

Jika dilakukan pemeriksaan, biasanya jumlah trombosit akan merosot dan bahkan bagi yang sudah parah akan menurun drastic trombositnya. Hal inilah yang mengakibatkan pendarahan bisa terjadi di beberapa bagian tuubh seperti mimisan,muntah darah dan sebagainya. Dan biasanya ketika penderita sudah mengalami muntah darah, fase inilah yang bisa mengakibatkan kematian bagi penderitanya.

Agar anda lebih waspada, maka diperlukan kejelian agar ditangani segera penyakit apa yang sedang mengidap anak anda, dan apa saja gejala demam berdarah pada anak / DBD pada anak yang tentunya wajib anda ketahui. Ketika seorang balita mengalami demam berdarah, biasanya si anak akan menunjukkan gejala gejala yang muncul pada hari ke 4 sampai pada hari hari selanjutnya diantaranya sperti berikut ini:
  1. Demam Tinggi
    Panas demam tinggi yang dialami oleh anak penderita demam berdarah biasanya mencapai 40 derajat celcius. Badan anak akan menggigil dan mengalami panas dingin. Pada penderita DBD fase demam yang terjadi manunjukkan grafik seperti pelana kuda. Pada awalnya memang akan mengalami panas tinggi, namun pada fase kritis demam akan menurun dan disinilah salah paham sering terjadi. Namun sebenarnya setelah itu demam bisa kambuh lagi, biasanya selama kurang lebih satu minggu demam tinggi ini akan terjadi. Maka dari itu, bawalah anak anda segera ke dokter jika mengalami gejala seperti itu.
  2. Lemas dan Lesu
    Gejala DBD pada anak yang lainnya adalah mendadak terasa sangat lemas dan lesu. Jika biasanya anak sangat aktif bermain kesana kemari, lalu kemudian tiba tiba menjadi sangat lemas dan lesu, maka anda harus mewaspadai hal tersebut. Apalagi, jika anak mengeluhkan rasa nyeri pada bagian belakang matanya, selain itu anak wajahnya sangat pucat dan bisa juga merasakan sakit kepala. Jika anak anda mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter, sebab bisa jadi anak tengah mengalami fase fase gejala awal demam berdarah. 
  3. Bintik-Bintik Merah
    Para penderita penyakit demam berdarah tidak semuanya mengalami gejala bintik merah, namun tak jarang juga di sekujur tubuh akan muncul bintik bintik merah dan ruam. Pada anak bintik merah tersebut diakibatkan oleh inveksi virus dengue yang mengakibatkan terganggunya sistem pembekuan darah. Seperti yang sudah dijelaskan tadi bahawa pada fase berbahaya baik anak maupun orang dewasa akan mengalami muntah darah dan mimisan yang warnanya kehitaman. Pada orang dewasa gejala DBD pun biasanya juga sama, namun terkadang bontik merah tidak muncul pada orang dewasa.
  4. Rasa Mual
    Rasa mual dan ingin muntah biasanya akan dirasakan oleh penderita demam berdarah. Nafsu makannya pun akan berkurang dikarenakan perasaan tidak enak pada perutnya. Hanya rasa mual yang dirsakan pada orang dewasa, namun pada anak anak terkadang akan disertai dengan gejala lain yaitu rasa gatal pada telapak kaki dan juga batuk pilek. Memang terlihat sepele, namun jika tidak ditangani lebih lanjut maka penyakit DBD ini akan semakin bertambah parah dan berbahaya.
Namun yang perlu anda ketahui gejala DBD pada anak biasanya yang terjadi hanya dalam tahapan ringan sampai sedang saja. Justru pada orang dewasa gejala DBD bisa terjadi pada tahap yang sedang sampai berat. Dan pada anak anak sendiri, setelah serangan virus dengue tersebut selesai, ada maka ada kemungkinan tubuh anak tersebut menjadi lebih kebal terhadap virus virus tertentu.

Diagnosis demam berdarah pada anak dan balita :

Jika anak anda mengalami gejala demam berdarah DBD seperti yang telah disebutkan di atas, maka segera saja hubungi dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bisa juga kemungkinan anak anda pernah berkunjung ke daerah yang sedang marak mengalami demam berdarah dan kemudian tertular. Untuk menegakkan diagnosis DBD, maka dokter akan memeriksa anak anda dan mengevaluasi gejala yang ada. Dokter akan menanyakan tentang riwayat kesehatan anak dan menanyakan dari mana saja perjalanan yang dilakukan baru saja ini. Dan jika diperlukan akan mengambil dan mengirim sampel darah anak untuk kemudian diuji di laboratorium guna memastikan apakah terkena demam berdarah atau tidak.

Ciri-ciri gejala penyakit demam berdarah/dbd pada orang dewasa :

Gejala penyakit demam bedarah, setelah nyamuk telah mengigit minimal 4 hari maka gejala demam berdarah baru akan dirasakan. Dan beberapa gejala demam berdarah yang akan dialami adalah sebagai berikut ini:
  • Demam tinggi
    Meningkatnya suhu hingga 40 derajat celcius dan bertahan cukup lama. Karena sulit turun bisa juga merupakan gejala demam berdarah yang dialami pada awal infeksi virus demam berdarah. Selain demam tinggi, tubuh juga dapat merasakan kedinginan hingga pusing kepala.
  • Sakit tenggorokan
    Tidak hanya kepala saja yang sakit, tetapi pada gejala demam berdarah ciri ciri yang bisa dirasakan adalah tenggorokan juga akan terasa sakit. Sakit tenggorokan tersebut diakibatkan oleh virus yang menginfeksi tengorokan, sehingga tenggorokan akan terasa sakit ketika digunakan untuk minum air maupun menelan makanan.
  • Bintik merah di kulit
    Gejala demam berdarah yang pasti dialami oleh penderita penyakit demam berdarah adalah ruam atau bintik merah. Karena bintik merah merupakan reaksi kulit akibat gigitan nyamuk dan virus yang menginfeksi tubuh. Pada awalnya hanya muncul sedikit bintik merah tersebut, tetapi jika demam berdarah semakin banyak dapat menyebabkan kulit dipenuhi oleh bintik merah demam berdarah.
  • Nyeri sendi
    Gejala demam berdarah beriutnya yang akan dialami adalah nyeri sendi. Ketika digerakkan sendi dan otot hingga bagian tulang akan terasa sangat sakit, walaupun hanya digerakkan sedikit saja. Nyeri sendi akan menyebabkan penderita demam berdarah hanya bisa berbaring di tempat tidur tanpa melakukan banyak gerak.
  • Pendarahan
    Ciri gejala demam berdarah juga menunjukkan tubuh yang mengalami pendarahan.Mimisan adalah pendaran yang sering terjadi atau pendarahan pada mulut di gusi akibat infeksi oleh virus demam berdarah.
  • Penurunan nafsu makan
    Tubuh penderita demam berdarah juga akan lebih kurus, yang disebabkan karena tenggorokan terasa sakit sehingga jarang makan atau sedikit makan dan terjadi penurunan nafsu makan. Dan pada akhirnya jika dipaksakan bisa menyebabkan penyakit demam berdarah semakin parah. 

Fase demam berdarah :

Penyakit demam berdarah dan fasenya ,Jika pasien demam berdarah diperhatikan secara prosentase, setidaknya 80% dari pasien yang terkena penyakit demam berdarah tidak menunjukkan gejala sama sekali. Ada juga yang hanya menyertakan gejala ringan seperti demam. Penderita yang mengalami infeksi yang berat juga nantinya akan mengalami masalah penyebaran penyakit yang lebih menyiksa lagi. Penting sekali untuk mengetahui ancaman terburuk dari penyakit demam berdarah ini. Gejala yang muncul bisa setidaknya 3 hingga 14 hari setelah terkena virus dengue tersebut.

Tahapan gejala demam berdarah :

Fase demam:

Fase pelana kuda adalah sebutan yang digambarkan dari gejala demam berdarah tersebut. Suhu tuubh penderita akan naik sangat tinggi hingga mencapai 40 derajat pada tiga hari pertama. Gejala ini akan diikuti dengan gejala lain seperti nyeri otot,sakit kepala,nyeri sendi dan lain sebagainya. Jika demam bertambah tinggi maka sakit kepala ini akan semakin lebih parah. Namun gejala demam berdarah dengue pada tahap ini bisa dikatan tidak spesifik, pasalnya gejala yang sama bisa juga dialami sebagai bagian dari gejala penyakit lainnya. Oleh sebab itu, tindakan yang bisa diambil adalah dengan memberikan obat penurun panas terlebih dahulu, seperti parasetamol atau meminta bantuan dokter.

Fase kritis:

Fase berikutnya adalah fase kritis yaiut demam akan turun. Namun pada fase inilah yang justru sangat membahayakan, karena pasien atau keluarga justru akan menganggap kalau pasien sudah sembuh. Jika diperhatikan lebih seksama, pada fase ini gejala penyakit demam berdarah yang berupa ruam atau bintik kemerahan pada kulit pasien sudah mulai terlihat. Biasnaya ruam tersebut memilik bentuk dan warna yang seperti campak. Jika ditekan bintik bintik merah tersebut tidak akan hilang. Dimana penyebab dari bintik bintik merah tersebut dikarenakan pembuluh kapiler pecah.

Pada bagian hidung dan juga mulut pasien bisa saja mengalami pendarahan ringan, dimana cairan akan menumpuk pada bagian abdomen dan juga dada dimana dapat menimbulkan bocornya pembuluh darah, sehingga harus dibantu dengan transfuse. Oleh karena itu pasien harus mendapatkan pertolongan medis pada fase kritis, yang berupa infuse cairan dan pasien diharuskan minum sebanyak mungkin. Fase ini juga ditandai dengan terjadinya penurunan kadar trombosit darah hingga di bawah 150.000. Dan hal ini hanya bisa diketahui melalui pengukuran secara medis.

Fase penyembuhan:

Pada fase akhir, suhu tuubh pasien akan naik kembali dan ini adalah periode penyembuhan. Meskipun tidak semua penderita penyakit demam berdarah dengue akan mengalami fase ini. Mulai naiknya kadar trombosit dalam darah juga menjadi penanda periode fase penyembuhan ini.

Pertolongan pertama demam berdarah :

Sebelum diobati, penderita demam berdarah harus diberikan pertolongan pertama oleh professional kesehatan. Dr Rita mengatakan dalam menangani khasus demam berdarah hanya perlu memproduksi banyak cairan. Karena cairan hilang dari dalam tubuh yang diakibatkan karena terjadi kebocoran. Selagi kebocoran terjadi,penderita bisa minum banyak air putih. Tetapi jika sudah selesai atau tertutup,penderita harus sgera mengurangi asupan cairan tersebut.

Berikut ini beberapa tindakan medis sebagai bentuk pertolongan pertama terhadap demam dengue:
  1. Memperbanyak minum air putih guna memasok cairan tubuh
  2. Kompres kening pasien agar demam tinggi mereda.
  3. Memberikan obat penurun panas sesuai anjuran dokter.
  4. Membawa pasien ke rumah sakit atau puskesmas apabila pasien tidak mengalami perubahan positif / terjadi penurunan panas serta gejala lain, meskipun telah dilakukan langkah pertolongan pertama.
  5. Bila kondisi pasien terus bertambah parah,kesadaran semakin hilang, dan diperburuk dengan tidak bisa minum air hingga muntah terus maka terpaksa harus dirawat di rumah sakit 

Beberapa gejala penyakit demam berdarah dengue adalah :

  • Demam
  • kulit kemerahan yang tampak seperti campak
  • Sakit Kepala
  • Nyeri otot dan persendian

Penyakit demam dengue dapat berubah menjadi satu dari dua bentuk yang mengancam jiwa bagi penderita atau pasien :
  1. Penyakit demam berdarah yang menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah (saluran yang mengalirkan darah), dan rendahnya tingkat trombosit darah (yang menyebabkan darah membeku).
  2. Penyakit demam berdarah / sindrom renjat dengue, yang menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya, yang membuat pasien lemas dan pucat.
Sampai saat ini belum di temukan vaksin yang dapat mencegah seseorang terkena virus dengue tersebut. Hanya terdapat beberapa tindakan pencegahan untuk penyakit demam dengue ini. Masyarakat di anjurkan untuk dapat melindungi diri mereka dari nyamuk dan meminimalkan jumlah gigitan nyamuk.

Masyarakat di anjurkan untuk memperkecil penyebaran habitat nyamuk dan mengurangi jumlah nyamuk yang ada. Apabila seseorang terkena penyakit demam dengue, biasanya dia dapat pulih hanya dengan meminum cukup cairan, selama penyakitnya tersebut masih ringan atau tidak parah. Jika seseorang mengalami kasus yang lebih parah, dia mungkin memerlukan bantuan medis untuk segera di tangani dengan memberikan cairan infus atau di berikan pertolongan transfusi darah.

Sejak Perang Dunia Kedua penyakit demam berdarah dengue ini umum terjadi di lebih dari 110 negara dan menjadi masalah yang darurat. Tercatat setiap tahun, sekitar 40 sampai 90 juta orang terkena penyakit demam dengue.


Tanda dan gejala penyakit demam berdarah dengue ( DBD ):

Sebagian besar pasien yang terinfeksi virus dengue tidak menunjukkan gejala, atau hanya menunjukkan gejala ringan atau demam biasa saja. Di temukan hanya sebagian kecil kasus saja yang akan mengalami infeksi berat. Penyakit demam berdarah dengue tersebut bahkan mengancam jiwa sedikit dari mereka.

Sebagian kecil penderita ini, penyakit ini dapat mengancam jiwa dengan gejala akan muncul antara 5 dan 15 hari setelah seseorang terjangkit virus dengue.

Pada anak-anak yang terjangkit penyakit demam dengue, gejala yang muncul sama dengan gejala pilek, muntah-muntah dan diare. Jika anak-anak terjangkit penyakit demam dengue, biasanya mereka akan mendapatkan perawatan medis, karena tubuh anak – anak kekebalan tubuh mereka masih rentan dan mungkin mengalami masalah yang parah.

3 Tahap Penyakit Demam Derdarah Dengue ( DBD ):

Ciri – ciri dari penyakit  demam berdarah dengue ( DBD ) adalah penderita akan mengalami demam yang terjadi secara tiba-tiba, sakit kepala, ruam, nyeri otot dan nyeri sendi. Penyakit demam berdarah dengue atau dikenal dengan ( demam sendi ) menggambarkan betapa rasa sakit yang ditimbulkannya dapat menjadi sangat parah.

Demam dengue terjadi dalam tiga tahap: demam, kritis, dan pemulihan.

1. Tahap demam

Pasien biasanya mengalami demam tinggi, panas badan seringkali mencapai 40 derajat Celsius. Pasien juga biasanya menderita sakit yang umum atau sakit kepala. Tahap febrile biasanya berlangsung selama 3 hingga 7 hari. Pada tahap ini, sekira 40 hingga 90 persen pasien dengan gejala mengalami ruam. Pada hari pertama atau kedua, ruam akan tampak seperti kulit yang terkena panas (merah). Selanjutnya (pada hari ke 3 hingga hari ke 7), ruam tersebut akan tampak seperti campak. Bintik merah kecil (petechiae) dapat muncul di kulit. Bintik-bintik ini tidak hilang jika kulit ditekan. Bintik-bintik ini disebabkan oleh pembuluh kapiler yang pecah. Penderita mungkin juga mengalami perdarahan ringan membran mukus mulut dan hidung. Demam itu sendiri cenderung akan pulih, kemudian terjadi lagi selama 2 atau 3 hari. Namun, tahap ini berbeda-beda pada masing-masing pasien penderita.

2. Tahap kritis 

 Setelah demam tinggi mereda. Tahap kritis tersebut biasanya berlangsung selama hingga 3 hari. Selama tahap ini, cairan dapat menumpuk di dada dan abdomen. Hal ini terjadi karena pembuluh darah kecil bocor. Cairan tersebut akan semakin banyak, kemudian cairan berhenti mengalir di dalam tubuh. Ini berarti bahwa organ-organ vital tidak mendapatkan suplai darah sebanyak biasanya. Karena itu, organ-organ tersebut tidak bekerja secara normal. Penderita penyakit tersebut juga dapat mengalami perdarahan parah. Tercatat hanya sedikit orang yang terjangkit penyakit dengan dengue mengalami renjat peredaran darah, sindrom renjat dengue, dan demam berdarah. Jika seseorang pernah mengidap jenis dengue yang lain, kemungkinan mereka akan mengalami masalah yang serius.

3. Tahap penyembuhan

Cairan yang keluar dari pembuluh darah diambil kembali ke dalam aliran darah. Tahap penyembuhan biasanya berlangsung selama 3 hingga 5 hari. Pasien biasanya semakin pulih dalam tahap ini. Namun, mereka mungkin menderita gatal-gatal yang parah dan detak jantung yang lemah. Selama tahap ini, pasien dapat mengalami kondisi kelebihan cairan (yakni terlalu banyak cairan yang diambil kembali). Jika terkena otak, cairan tersebut dapat menyebabkan kejang atau perubahan tingkat kesadaran (yakni seseorang yang pikirannya, kesadarannya, dan perilakunya tidak seperti biasanya).

Penularan virus dengue:

Demam berdarah dengue tidak menular melalui kontak manusia dengan manusia. Sebagai penyebab munculnya gejala demam berdarah, virus dengue hanya dapat ditularkan melalui nyamuk. Oleh karena itu, penyakit ini termasuk ke dalam kelompok arthropod borne diseases. Dan virus dengue ini berukuran 35-45 nm. Virus ini juga dapat terus tumbuh dan berkembang

Pada penularan infeksi dengue terdapat tiga faktor yang memegang peran, yaitu manusia,virus dan vector perantara.Virus dengue masuk ke dalam tuubh nyamuk pada saat mengigit manusia yang sedang mengalami viremia. Kemudian manusia terkena virus dengue melalui igigtan nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus yang infeksius.

Seseorang yang memiliki virus dengue (infektif) di dalam darahnya merupakan sumber penular gejala demam berdarah. Selama 4 – 7 hari mulai 1 – 2 sebelum demam (masa inkubasi intristik) virus dengue berada dalam darah. Bila penderita DBD digigit nyamuk penular, maka virus dalam darah akan ikut terhisap masuk ke dalam lubang lambung nyamuk. Selanjutnya virus akan menyebar dan berkembangbiak ke seluruh bagian tubuh nyamuk, dan juga dalam kelenjar saliva. Setelah menghisap darah penderita kira kira satu minggu (masa inkubasi ekstrinsik), nyamuk tersebut siap untuk menularkan kepada orang lain. Sepanjang hidup nyamuk virus ini akan tetap berada dalam tubuhnya. Oleh karena itu nyamuk aedes aegypti yang telah menghisap virus dengue menjadi penular infekif sepanjang hidupnya.

Setiap kali nyamuk menggigit /menusuk maka penularan virus dengue ini terjadi, sebelum menghisap darah akan mengeluarkan air liur melalui saluran alat tusuknya yaitu proboscis agar darah yang dihisap tidak membeku. Virus dengue dipindahkan dari nyamuk ke orang lain bersama air liur tersebut. Yang bisa menularkan virus dengue hanyalah nyamuk aedes aegypti betina dan menyebabkan adanya gejala demam berdarah.

Darah manusia sangat disukai darah manusia anthropophilic dari pada darah binatang. Kebiasaan menghisap darah biasanya dilakukan pada pagi hari jam 08.00 – 10.00 dan pada sore hari jam 16.00 – 18.00. Seringsekali berpindah pindah saat nyamuk betina menghisap darah dari satu individu ke individu yang lain / multiple biter. Hal yang menjadi penyebabnya karena pada siang hari sumber makanan utamanya yaitu manusia berada dalam keadaan aktif bergerak / bekerja. Sehingga nyamuk tidak bisa menghisap darah dengan tenang pada tiap individunya. Keadaan inilah yang menjadi penyebab penularan gejala demam berdarah menjadi lebih mudah terjadi.

Faktanya dapat terjadi di semua tempat penularan penyakit DBD, yaitu dimana terdapat penularan virus dengue.Dan tempat tempat terjadinya penularan gejala demam berdarah yang potensial adalah:
  1. Wilayah yang banyak kasus DBD (rawan/endemis)
  2. Tempat berkumpulnya orang orang atau tempat tempat umum memungkinkan terjadinya pertukaran beberapa virus dengue cukup besar.
  3. Pemukiman baru di pinggiran kota dan di lokasi ini memungkinan penduduknya berasal dari berbagai wilayah. Maka beberapa diantaranya terdapat penderita yang membawa virus dengue yang berlainan dari lokasi awal tempat mereka tinggal sebelumnya.
Ada baiknya anda mencoba melakukan pencegahan sebelum menjadi salah satu korban penularan virus dengueini. Diamana pencegahan berguna mengurangi resiko terserang dari gejala demam berdarah tersebut. Pencegahan dapat dilakukan mulai dari diri anda sendiri dan keluarga.

Tips cara pencegahan demam berdarah:

Tips untuk mencegah demam berdarah dan hal hal yang perlu dilakukan. Sejak kecil mungkin sudah diajarkan bagaimana agar menghindari penyakit demam berdarah dengan cara menjaga lingkungan supaya tidak menjadi sarang penyakit nyamuk aedes agypti. Namun langkahpencegahan sekarang ini selah sudah dilupakan, dan baru dilakukan saat pada anak atau orang dewasa sudah menunjukkan gejala DBD. Maka dari itu pencegahan adalah langkah konkrit awal yang seharusnya sejak dini dilakukan. Berikut ini tips cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah penyakit demam berdarah supaya daerah tempat tinggal anda tidak menjadi tempat yang nyaman bagi nyamuk aedes aegypti.

  1. Menguras Bak Air
    Langkah yang harus anda lakukan secara rutin adalah menguras dan membersihkan bak air yang ada di rumah anda. Biasanya di tempat yang basah dan lembab jenis nyamuk penyebar DBD ini akan bersarang, dimana salah satunya adalah kamar mandi.
  2. Menutup Bak Air
    Selain dikuras dan dibersihkan, anda juga disarankan untuk menutup selalu bak penampungan air. Hal ini bertujuan agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam bak dan berkembang biak di tempat tersebut.
  3. Mengubur Sampah
    Salah satu tempat yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk aedes agypti adalah sampah yang menumpuk. Maka dari itu bakar sampah atau kuburlah sampah yang terlihat sudah menumpuk agar tidak dapat menjadi tempat sarang penyakit.
  4. Baju Lengan Panjang dan Lotion Anti Nyamuk
    Salah satu langkah pencegahan agar terhindar dari demam berdarah adalah dengan memakai baju panjang atau lotion anti nyamuk yang paling efektif agar nyamuk demam berdarah tidak bisa mengigit.

Pengobatan demam berdarah /dbd di rumah:

Sebelum berobat ke dokter dikarenakan kondisi yang sudah parah, maka penderita demamberdarah dapat mengkonsumsi obat tradisional berikut guna membantu mengurangi gejala yang dirasakan. Pengobatan demam berdarah / dbd pada anak tradisional dapat menggunakan beberapa obat tradisinal seperti berikut ini

1). Jus Kulit Manggis
Zat antioksidan yang terdapat pada bagian kulit manggis bernama Xanthone yang dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi pasien DBD ringan. Jus kulit manggis dapat anda buat dengan cara mengeruk bagian dalam kulit yang menyerupai selaput berwarna putih,lalu blender dan tambahkan di dalamnya sedikit madu.

2). Jus Jambu Biji
Jambu klutuk atau jambu biji yang berdaging merah dikatakan oleh beberpa ahli sebagai obat alami untuk meningkatkan trombosit sel darah putih yang sangat dibutuhkan oleh pasien penderita DBD. Oleh karena itu seorang pasien yang dalam masa fase penyembuhan disarankan untuk rajin memenuhi cairan sekaligus memperbanyak produksi trombosit dengn minum rutin jus jambu biji.

3). Sari Buah Kurma
Obat alternatife untuk membantu meningkatkan produkasi trombosit yang berkurang banyak akibat virus dengue adalah dengan sari buah kurma. Sebab dapat mengancam nyawa berkurangnya trombosit tersebut. Untuk itu saat anda terkena DBD, konsumsilah sari buah kurma yang merupakan makanan yang dapat menaikkan trombosit.

Baca juga:

4). Pepaya (Carica papaya)
Untuk ramuan DBD daun pepaya sering digunakan, terutama pada daun pepaya gandul atau daun pepaya jantan. Sebab dalam dalam daun pepaya mengandung berbagai enzim seperti karpai,papain,nikotin,miosimin,pseudokapain,kontinin dan glikosida karposid.

Secara umum daun pepaya gandul digunakan untuk obat sakit perut, penyakit cacing perut, demam malaria serta membantu proses pencernaan. Dan di 23 negara menjadikan daun pepaya sebagai ramuan obat yang diakui banyak pihak, termasuk WHO (World Helath Organization)

Daun pepaya berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dapat berkhasiat mmeberikan efek terapi pada penderita inflamasi atau pembengkakan organ vital seperti mata,hati,usus halus dan kelamin. Dimana kaitannya dengan demam berdarah adalah penderita mengalami pembengkakan pada organ hatinya. Selain tu juga bersifat aktioksidan daun pepaya tersebut, dan mampu menyembuhkan luka pada usus dan lambung.

5). Temu Ireng (Curcuma aeruginosa)
Temu ireng juga merupakan tanaman obat yang mempunyai beberapa khasiat seperti obat batuk,asama,perangsang nafsu makan, rematik dan anthelmintik. Kandungan yang terdapat di temu ireng beberapa diantaranya adalah minyak atsiri seperti turmeron dan zingiberene. Ada juga senyawa kurkuminoid serta zat pati saponin,alkaloid dan lemak.

Sesuai pengetesan atau percobaan / secara empiris temu ireng juga mempunyai khasiat untuk memperbaiki kerusakan sel pada hati yang dialami oleh penderita demam berdarah. Anda bisa membeli temu ireng dalam bentuk jamu,kemudian minum sampai masa pemulihan berakhir.

6). Kunyit (Curcuma domestica)

Dalam kehidupan sehari hari, kunyi biasa dijadikan sebagai bumbu masakan, pewarna makanan, insektisida alami bahan kosmetik dan masik banyak lagi.

Sejak lama rimpang kunyit telah lama digunakan para leluhur untuk mengobati berbagai jenis penyakit seperti stimulant,karminatif,stomakik,haematik,hapatoprotektor, anti inflamasi,anti spasmodic, pelancar pencernaan dan luka pada lambung.

Kunyit juga memiliki aktivitas sebagai antioksidan berdasarkan dari uji laboratorium, yang dapat membantu membasmi virus dengue pada pasien penderita DBD, juga sebagai anti virus HIV, anti mikroba, dapat mencegah tumor payudara, menghambat laju kembang sel kanker dan penyakit tukak lambung atau gangguan pencernaan.

7). Meniran (Phyllanthus niruri)
Daun rebusan meniran juga dapat diminum sebagai ramuan obat tradisional penyakit hati,diare,batuk,sariawan,ekspektoran,panas dalam,penyakit kelamindan sebagai tonik lambung.

Juga bersifat sebagai anti virus tubuh meniran tersebut, dimana dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh seseorang yang sedang sakit dengan memacu fagositosis sel makrofag. Aktivitas hemolitik, fungsi proliferative limfosit T dan khemotaksis.

Dalam meniran terdapat banyak senyawa seperti antioksidan (flavonoid, asam fenolat, alkaloid,tannin dan triterpenoid. Dimana sebuah penelitian menyimpulkan bahwa meniran juga berkhasiat sebagai penghambat DNA polymerase dari virus hepatitis B, dan pencegah penyakit gastrointestinal.

Ciri Ciri Gejala Penyakit Demam Berdarah / DBD & Obat Herbalnya | Unknown | 5